FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

MALINAU- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)  dr John Felix Rundupadang MPH menegaskan masyarakat Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, tidak perlu cemas dengan maraknya beredar vaksin palsu akhir-akhir ini. Karena Dinkes memastikan dan menjamin bahwa vaksin yang diberikan kepada Balita di Malinau merupakan vaksin asli alias bukan palsu.
     Apalagi Kementrian Kesehatan Republoik Indonesia telah menjamin bahwa jalur distribusi vaksin yang dilakukan dibawah PT Bio farma relatif aman. Dimana seluruh vaksin yang digunakan jajaran Dinas Kesehatan di Malinau adalah produk perusahaan obat-obatan itu.
    “Antara lain vaksin-vaksin yang sudah pernah diberikan secara massal pada anak-anak yakni polio, hepatitis B, campak, BCG dan DPT. Dan vaksin-vaksin itu dari semuanya dari PT Bio Farma yang sudah dijamin keamanan dan nilai gunanya,
Selain itu sambungnya, peredaran vaksin palsu pun diperkirakan masih kecil yaitu hanya 1 persen dari jumpah produksi vaksin. Lagian peeredarannya masih sekitar wilayah Jawa dan Sumatera saja.
    “Yang perlu diketahui bahwa vaksin palsu itu dibuat dengan tidak baik. Jadi jika disuntikkan kebalita, maka timbul infeksi dengan cepat. Demikian puka apabila sudah disuntikkan tidak ada gejala infeksi, berarti vaksinnya aman,” katanya. * sumber humas.malianau.go.id.