FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

-    Pembangunan Jalan Lingkar di Lima Kecamatan Juga Sudah Maksimal Dan Bisa Dilintasi Oleh Kendaraan

NUNUKAN – Ternyata distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara tidak pernah mengalami masalah, alias selama ini lancar-lancar saja.
    Menurut Markus Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), melalui  telpon selularnya, Rabu 1/3/2017 menyebutkan, buktinya bahwa selama ini tak ada muncul keluhan masyarakat tentang pasokan BBM maupun harga jual yang tinggi. Bahkan sekarang harga BBM di Krayan sama dengan harga BBM yang ada diperkotaan.
    “Yang pasti pasokan BBM lancar-lancar saja gak ada masalah, buktinya saya selama beberapa hari ikut melaksanakan Musyawarah Pembangunan Kecamatan (Musrenbancam) di Krayan tak ada muncul keluhan masyarakat, “ ujar Markus.
    Apalagi sekarang ini untuk harga jual maupun rutinnya pasokan BBM  kewilayah perbatasan sudah sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, dengan slogan membangun Indonesia dari pinggiran itu.
    Memang tambahnya, diakui ada juga BBM yang harganya sedikit miring, namun itu sudah lazim dikota juga begitu ada bentol (bensin botolan). Namun harga jual tetap masih bisa dijangkau oleh masyarakat kita.
    “Tapi kalau yang diagen atau SPBU harga tetap sama dengan harga BBM yang ada diperkotaan, “ kata Markus.
    Menyoal persoalan pembangunan jalan lingkar, Markus mengatakan bahwa jalan tersebut sudah bisa dilintasi dengan normal.
    “Kami saja saat mengikuti Musrenbang sudah berkeliling dilima kecamatan, semua lancar-lancar saja tak ada hambatan, “ kata Markus berulang-ulang menyebutkan.
    Kalau yang dikatakan jalan lingkar dari Long Rungan menuju Long Padi belum tembus itu juga sama sekali tak benar. Hanya saja selama musim hujan jalan tersebut memang tak bisa dilintasi sebagaimana mestinya. * One.