FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

-    Warga Lumbis Ogong, Lumbis, Sembakung Atulai Dan Kecamatan Sembakung Diminta Waspada

NUNUKAN – Ketinggian air yang menggenang dijalan raya Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara terus naik. Kondisi itu terpantau pada pukul 16.00 Wita, 1/4/2017 bahkan ukurannya sudah sampai pusat orang dewasa, meluapnya air hingga nyaris menenggelamkan perumahan warga itu akibat meluapnya sungai Sembakung sejak kemarin.
    Menurut Rudi, Camat Kecamatan Lumbis melalui pesan WhatsAPP, untuk mengantifasi berbagai hal yang tidak diinginkan, pihaknya terus menginformasikan ke masyarakat terkait kondisi ketinggian air.  
    “Untuk memastikan itu kita juga terus berkoordinasi dengan pihak  Kecamatan Lumbis Ogong yang posisinya persis berada dihulu Sungai Sembakung, “ tutur Rudi.
     Selain itu, pihak Kecamatan Lumbis juga sudah mempersiapkan mempersiapkan tempat khusus untuk evakuasi masyarakat jika ketinggian air terus neningkat.
    Sementara itu, Zulkifli Camat Sembakung mengaku terus melakukan Koordinasi aktif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan dan Aparat Keamanan setempat. Sebgai bentuk antisifasi dinii jika luapan air terus bertambah naik pada malam hari.
Ia juga meminta personil yang ada di Kecamatan Sembakung dan desa-desa yang rawan tergenang sudah disuruh untuk tetap siaga.
    “Saya juga meminta kepada mereka untuk terus melaporkan kondisi air terkini, “ tukas Zulkifli.
    Zulkifli yang mengaku posisinya masih berada di Nunukan, menambahkan bahwa pihak BPPD Nunukan sudah dalam kondisi on cell. Dan setiap saat siap bergerak apabila kondisi air sudah melebihi ambang batas normal.
    “Pihak BPPBD Kabupaten juga sudah memerintah BPBD Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Sembakung untuk stand by dan mempersiap seluruh peralatan yang dibutuhkan, “ kata Zulkifli seraya menambahkan bahwa speedboat milik Kecamatan Sembakung juga sudah bergerak melakukan evakuasi warga bila keadaan benar-benar mendesak.  
    Diketahui, selama bertahun-tahun musibah banjir yang melanda 4 Kecamatan dibantaran Sungai Sembakung merupakan banjir kiriman dari Malalysia.
    Dimana sungai Sembakung tersebut hulunya persis berada di Kampung Sepulut yang masuk dalam wilayah Kota Nabawan, Sabah  Malaysia.
    sementara itu,  hasil informasi terkini yang disampaiikan oleh Faisyal Dochmi, Staf Kecamatan Sembakung menyebutkan, kondisi ketinggian air pada pukul 21,00 Wita Malam ketinggian air di Mansalong sudah nyaris  menggenangi lantai rumah warga.
    "Kami akan terus bersiaga dan memantau pekembangan sepanjang malam dan keesokan harinya, serta rutin melaporkan kepada pihak terkait, " tandas Faisyal.
    Apabila musibah banjir sedang melanda Kota Keningau (Sabah-red) dan wilayah-wilyah lain di Malaysia, secara otomatis akan tertumpah ke Sungai Sembakung dan pasti akan berimbas menggenangi pemukiman masyarakat di Indonesia. Misalnya pemukiman masyarakat di Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Sembakung Atulai dan Kecamatan Sembakung. * One.