FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Kosmas Kajan berharap setiap proyek pemerintah yang didanai oleh Anggaran Pembangunan Dan Belanja Negara (APBN) yang ada di Kaltara berdampak luas terhadap masyarakat.

Kenapa kita menginginkan itu ?, agar keberadaan nya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat didaerah. Tidak hanya sebagai tenaga kerja diproyek tersebut, namun wajib pula menggunakan  bahan material lokal setrmpat.

"Seandainya setiap proyek APBN di Kaltara menggunakan tenaga kerja setempat minimal 100 orang, dengan rata-rata upah perbulan Rp 3 juta, maka ada uang Rp 300 Juta uang yang beredar di Kalimantan Utara, " ujarnya.

Harapan nya tidak hanya proyek yang didanai oleh APBN saja, melainkan proyek-proyek yang didanai APBD juga wajib menerapkan pemberdayaan lokal. Tidak hanya dari segi tenaga kerja, melainkan bahan baku maupun perusahaan konatruksi tempatan juga harus diberdayakan.

"Bila ini kita prioritaskan otomatis grafik perekonomian di Kaltara dan kabupaten kotanya akan terus bergerak dinamis, " kata Kosmas. * Mentari.