FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

- DPRD Kaltara Perjuangkan Nasib Honorer dan PTT di Kemenpan RB
 
 
TANJUNG SELOR - Solusi melalui jalur pemutihan untuk pengangkatan Honorer dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi  salah satu atensi Komisi 1 DPRD Kaltara ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Repormasi Dan Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Kosmas Kajan, Sekretaris Komisi 1 DPRD Provinsi Kalimantan Utara, kepada media ini sebelum bertolak menuju Jakarta, kemarin.

"Kita perihatin saat ini sangat banyak tenaga Honorer atau PTT di Kaltara yang sudah lama mengabdi bahkan usia nya diatas rata-rata dan ada yang sudah tak bisa mengikuti testing CPNSD lantaran usia tersebut tapi masih tetap mengabdi, " ujar Kosmas Kajan.

Bahkan mereka (Honorer dan PTT) dimaksud lebih berkerja keras, mencurahkan tenaga dan pikiran nya selama bertahun-tahun bahkan ada yang puluhan tahun, namun belum ada kejelasan nasib untuk menjadi ASN dimana tempat mereka mengabdi.

Artinya lanjut Kosmas Kajan, kalau memang ada solusi pemutihan dari Kemenpan RB melalui Dirjen yang membidangi terhadap pengangkatan Honorer dan PTT menjadi AS N/PNS, DPRD Kaltara akan mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk mengupayakan hal itu.

Persoalan anggaran bukan menjadi kendala, untuk menggaji bila para Honorer dan PTT ini menjadi ASN. Mengingat banyak pos-pos anggaran yang masih bisa ditinjau ulang, diantaranya anggaran perjalanan dinas maupun anggaran publikasi yang dinilai terlalu besar ketimbang pos-pos anggaran lain nya.

"Yang pasti sekembalinya kami dari Jakarta Komisi 1 DPRD akan memanggil OPD terkait. Membicarakan bagaimana para Honorer dan PTT ini bisa dibantu melalui jalur pemutihan atau jalur Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), " tutup Kosmas Kajan. * sah