FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

- Terkait  rencana penganggaran pembangunan dermaga pengumpan di Tanjung Palas
 
TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Bulungan kembali mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera membangun dermaga pengumpan di Tanjung Palas, agar keamanan dan kenyamanan warga yang ingin bepergian dari dan ke Tarakan dapat terjamin dengan baik.

"Seingat saya usulan pembangunan dermaga pengumpan di Tanjung Palas ini disampaikan oleh masyarakat kepada Pemkab lebih kurang empat tahun silam, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda direalisasikan, " terang Markus Juk Anggota DPRD Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Padahal selama ini warga Tanjung Palas yang ingin bepergian atau kembali dari Tarakan selalu langsung dari salah satu dermaga di kelurahan Tanjung Palas Hilir yang dikelola oleh warga setempat, dimana infonya untuk naik dan turun dari speedboat cepat wajib membayar iuran Rp 10.000/orang.

"Disana didermaga dimaksud juga ada aktifitas penjualan tiket, " imbuhnya.

Menurut Markus Juk, sementara secara kasat mata dilihat tidak sesuai dengan kapasitas untuk penumpang yang naik dan turun dari speedboat tersebut.

Karenanya bagaimanapun dan dalam kondisi apapun pemkab Bulungan melalui OPD Dinas Perhubungan selaku landing sektor pada tahung anggaran 2020 mendatang wajib menganggarkan anggaran pembangunan dermaga pengumpan di Tanjung Palas tersebut.

Lebih lanjut Markus Juk juga menambahkan, nanti setelah dilantiknya unsur pimpinan DPRD depenitif, beserta alat kelengkapan dewan, pihaknya akan menemui Kadishub Bulungan guna membicarakan bagaimana pada tahun anggaran mendatang dermaga pengumpan di Tanjung Palas tersebut sudah terbangun dengan baik. * Sahri.