FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - Para pengusaha lokal khususnya yang bergerak di bidang jasa konstruksi, di Provinsi Kalimantan Utara berharap kepada pemerintah untuk diberdayakan dalam mengerjakan proyek APBD yang dikelola langsung oleh pemerintah tersebut.

Menurut Syamsul Arif, salah satu pengusaha jasa konstruksi, Kamis 16/1/2020 menyebutkan, dampak dari kurang diberdayakan nya pengusaha jasa konstruksi lokal tersebut, dari jumlah anggota yang ratusan jumlah nya saat ini hanya tersisa puluhan saja.

Itu dikarenakan dalam bersaing untuk mendapatkan proyek pengusaha lokal kalah sama dengan pengusaha jasa konstruksi dari luar Kaltara.

"Kita berharap kepada pemerintah kedepan nya dapat memberdayakan pengusaha lokal, agar tidak menjadi penonton didaerah sendiri, " ujar Arif.

Artinya, dalam hal ini pengusaha jasa konstruksi lokal bukan mau monopoli. Minimal dari seratus persen kegiatan ada sekitar tiga puluh persen dikerjakan oleh pengusaha lokal tersebut.
 
"Kita juga berharap kedepan pemerintah fokus mau membangun Tanjung Selor ssbagai ibu kota, " pungkas Arif. * Sahri.