FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - Potensi pertanian Provinsi Kalimantan Utara, cukup menjanjikan untuk dikembangkan, disamping masih tersedianya cukup lahan, tingkat kesuburan tanahnya juga lumayan baik.

Potensi itu terbesar diKabupaten Bulungan, sebagian ada di Kabupaten Tana Tidung, Malinau dan Kabupaten Nunukan.

Untuk potensi Bulungan, luasan food estate di Kaltara sekitar 100.000 Hektar, 50.000 Hektar nya ada di Kabupaten Bulungan.

Terkait hal itu, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie mengatakan pihaknya siap mengembangkan kawasan pertanian tanaman pangan (food and rice estate) seluas 100.000 hektare (ha).

"Luasan kawasan 'food and rice estate' itu tersebar di empat kabupaten, yakni di Kabupaten Bulungan terdapat 50.000 ha dan 50.000 ha lainnya tersebar di tiga kabupaten," ujar Irianto Lambrie beberapa waktu yang lalu.

Pihaknya berkomitmen menjadikan daerah itu memiliki ketahanan pangan sehingga tidak tergantung pangan dari daerah lain serta mewujudkan Provinsi Kaltara sebagai lumbung pangan nasional.

Keinginan Gubernur Kaltara untuk menjadikan provinsi yang dipimpin nya kelak menjadi salah satu daerah penyangga pangan ibu kota negara kelak bila pindah ke Kalimantan Timur tidak lah berlebihan.

Mengingat potensi itu ada dan terus dikembangkan secara dinamis oleh masyarakat secara kontinyu. 

Tidak hanya disektor pertanian sawah, dibidang tanaman hortikultura Provinsi Kalimantan Utara memiliki hasil yang berlimpah.

Hasil produksi beragam jenis buah-buahan setiap musim panen tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan lokal. Namun sudah bisa dijual keluar provinsi hingga ke Tawao Sabah Malaysia. * Sahri.