FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - Belum memiliki Gedung Sekolah yang Representatif membuat proses kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara tak maksimal.

Bayangkan saja, bila siswa di SMA tersebut, yang seharus nya megikuti mata pelajaran 45 menit, terpaksa hanya bisa dilaksanakan selama 30 menit.

Maklum saja, SMA Negeri 1 Salimbatu ini status nya masih menumpang di Gedung SMPN setempat.

Artinya bila siswa SMPN pulang pukul 1.15 Wita, maka Siswa SMAN Salimbatu masuk belajar pada pukul 2.00 Wita tersebut.

"karena tak punya gedung sekolah sendiri, saat ini SMAN 1 Salimbatu digelar SMA 24, alias masuk jam dua pulang jam empat, " ujar sumber media ini yang tidak ingin namanya ditulis menyebutkan.

Selain itu, karena status SMAN ini masih menumpang, yang pasti mereka juga tidak memiliki ruangan khusus kepala sekolah dan ruang guru 

SMAN 1 Salimbatu juga tak memiliki peralatan praktikum, dan buku-buku pelajaran jnyaris tak ada disana.

Karenanya banyak yang menggantungkan harapan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara untuk secepatnya mengganggarkan pembangunan Gedung SMAN 1 Salimbatu tersebut. Agar proses belajar mengajar disekolah itu dapat terjamin dengan baik. * Sahri.