FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

- Pihak keluarga berharap Pemkab Nunukan dan Pemprov Kaltara Membantu Biaya Perawatan

NUNUKAN - Setelah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malinau, ternyata Wikno (,17) warga Desa Bulu Mengolom, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, tidak hanya mengidap penyakit kanker paru-paru.

Menurut Kepala Desa Bulu Mengolom, Donal S Pd, hasil rujukan dari RSUD Malinau, Wikno mengalami komplikasi lain, seperti tumor dan kanker dan infeksi paru, artinya Wikno sudah mengalami komplikasi.

"Kita coba mengumpulkan dana dari warga, tapi terbatas, sehingga Wikno gagal dirujuk ke Tarakan, selanjutnya ke Samarinda atau ke Surabaya, " terang Donal.

"Lantaran biaya terbatas terpaksa Wikno tidak melanjutkan perawatan nya, " imbuh Donald.

Ia juga menambahkan, kondisi Wikno saat ini kian kritis, kalau dulu masih bisa berjalan, saat ini Wikno hanya bisa baring ditempat tidur, sekali-sekali berduduk dengan cara dibantu oleh keluarga.

Sementara, ayah Wikno, Juhin, menerangkan, Wikno mengidap penyakit tersebut, sekitar 5 tahunan.

"Awal nya rambut Wikno rontok semuaz " cerita Juhin.

Muncul benjolan dileher sebesar biji jagung dan hasil medis juga mengatakan jugaa  ada benjolan di paru-paru.

Memanh ada upaya keluarga membawa Wikno berobat ke Puskesmas terdekat. Namun sepertinya tak ada kemajuan, malah benjolan yang terdapat dileher makin membesar. 

Karenanya pihak keluarga berharap ada bantuan dari para donatur yang bersimpati, untuk meringankan beban keluarga Wikno, agar Wikno bisa dirujuk ke RSUD Tarakan selanjutnya di rawat di Surabaya.

"Saya juga berharap bantuan dari Pemkab Nunukan dan Pemprov Kaltara untuk biaya perawatan Wikno, " tutup Juhin. * Sahri.