FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - Walau sudah berusia hampir tujuh tahunan, ternyata sampai saat ini DPRD Provinsi Kalimantan Utara belum punya gedung representatif, alias masih numpang digedung PKK milik Pemkab Bulungan.

"Seiring berjalan nya waktu ternyata DPRD juga punya kebutuhan, seperti gedung yang bisa membuat konstituen yang datang ke DPRD merasa nyaman, ada tempat yang layak diterima sebagai tamu. Oleh sebab itu dewan butuh tempat yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, " terang Norhayati Andris, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Memang lanjutnya, diakui diawal terbentuknya DPRD pihak dewan hanya memikirkan bagaimana pelayanan publik bisa berjalan sebagaimana mestinya. Karenanya gedung yang ada saat ini dianggap layak. Namun seiring dengan berjalan nya waktu ternyata gedung yang ada saat ini sangat tidak memadai untuk meningkatkan pelayanan tersebut.

Lebih lanjut Norhayati juga mengakui, perihal kebutuhan kantor diperiode pertama dewan, ada yang mengatakan gedung yang ada saat ini sudah cukup.  

Ternyata tidak demikian, tetap saja gedung yang representatif sangat dibutuhkan, agar bisa menjadi sebuah ikon daerah.

"Artinya Pemprov punya gedung DPRD juga demikian, mudah-mudahan kedepan bisa dibangun gedung yang cantik dan menggambarkan ciri khas Kalimantan Utara, " terang Norhayati Andris.

Selain itu, ia juga berharap kedepan baik BUMN, BUMD perusahaan swasta bisa berkantor di Kaltara, baik di Tanjung Selor maupun di Tarakan. Agar memudahkan koordinasi bila suatu waktu dibutuh kan. * Sahri.