FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TARAKAN - Aliansi Mahasiswa Kalimantan Utara (Kaltara) merasa kecewa dengan Pemerintah Provinsi yang dinilai kurang responsif terhadap nasib para Mahasiswa yang menuntut ilmu diluar daerah.

"Kami dari Aliansi Mahasiswa Kaltara yang terdiri dari Organda Kaltara luar daerah yakni Makasar, Jakarta, Malang, Jogja dan Sumbawa, " kata Aris, President Mahasiswa Universitas Borneo (UBT)  Tarakan, melalui pesan WhatsAPP, kepada media ini, Sabru, 16/5/2029.

Kekecewaan dimaksud kata Aris, terkait permohonan bantuan para Mahasiswa kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang sampai hari ini belum ada  kabar atau info lanjutan nya. Padahal pihak Mahasiswa mengaku sudah melayangkan surat   tertanggal 7 Mei 2020 lalu.

"Sampai saat ini surat yang kami kirim belum kunjung mendapatkan balasan. Padahal pada surat tersebut juga dilampirkan data Mahasiswa disetiap wilayah, " tambah Aris.

Oleh sebab itu, mereka (Mahasiswa, red) menilai Pemprov Kaltara tidak memperhatikan Mahasiswa yang berada di perantauan, yang sampai saat ini masih stay di kost dan kontrakan.

"Ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid - 19) ini banyak rekan Mahasiswa  diluar daerah yang tidak  bisa apa-apa, perlu perhatian dari pemerintah, " tutup Aris. *

Reporter : Sahri.