FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

- Warga Desa Banyak Yang Mengaku Sama Sekali Belum Pernah Menerima Bantuan Dari Pemerintah

TANJJNG SELOR - Agenda Reses Markus Juk, Anggota DPRD Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, tahun anggaran 2020 masa persidangan ke II agak berbeda dengan reses yang dilaksanakan sebelum nya, yakni menyesuaikan dengan standar kesehatan untuk pencegahan Pandemi Covid - 19.

"Sesuai kesepakatan bersama dengan Pemda dan Inspektorat, seluruh anggota dewan termasuk.saya, kembali ke Daerah Pemilihan (Dapil)  masing-masing untuk menyerahkan bantuan sembako kewarga, " kata Markus Juk, beberapa waktu lalu..

Menurut Markus Juk, sesuai aturan setiap reses setiap anggota harus turun ditiga titik desa berbeda. Namun dalam pelaksanaan reses kali ini yang didatangi malah lebih dari aturan tersebut.

"Contoh seperti daerah baratan adalah dapil 1, namun saya juga turun memberi bantuan kedaerah itu dengan memberikan bantuan ke Posko pencegahan Covid - 19 yang ada disana, " imbuh Markus.

Politisi PDIP Kabupaten Bulungan ini menambahkan, tidak hanya membantu sembako, ia juga memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) ke Puskesmas Long Beluah.

"Sembako juga diberikan kepada warga desa Mara Hilir, Mara Satu, Desa Long Sam, Desa Long Lembu, kecamatan Tanjung Palas Barat dan Desa Long Tungu serta Desa Long Buang kecamatan Peso Hilir, " tegas Markus Juk.

Setiap Posko lanjutnya, sangat membutuhkan bantuan, demikian pula Puskesmas tidak hanya kebutuhan baju APD, sepeti hand sanitizer, masker N 95 juga menjadi kebutuhan yang sangat vital bagi paramedis sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid - 19.

Warga juga menyampaikan aspirasinya, namun bukan dalam bentuk pembangunan infrastruktur tapi banyak mempertanyakan banyak yang belum menerima bantuan sosial.

Jadi mereka (warga, red) berharap ada perhatian dari Pemkab Bulungan, Pemprov, maupun pemerintah pusat untuk memberikan bantuan sosial.

"Tidak hanya warga biasa, para Kades, mantan kades, maupun tokoh masyarakat mempertanyakan kenapa bantuan belum ada datang ketempat mereka, " kata Markus Juk.

Mengingat selama Pandemi Covid warga setempat tidak bisa leluasa berusaha lagi untuk mencari penghidupan nya. *

Reporter : Sahri.