FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

TANJUNG SELOR - DIpenghujung bulan Ramadhan 1441 H, penjualan takjil disepanjang jalan Semangka kabupaten Bulunga,  Provinsi Kalimantan Utara,  masih menggeliat dan selalu ramai dikunjungi pembeli, walaupun di tengah kondisi pandemi covid 19  masih terus menghantui setiap orang.

Berdasarkan pantauan jurnal Kaltara, tampak sejumlah penjual takjil sepanjang jalan semangka sudah menyediakan aneka menu makanan dan minuman segar di tepi jalan.

di sela sela melayani pembeli media ini mewawancara salah satu penjual takjil yang cukup lama berjualan aneka ragam kueh untuk berbuka puasa, menurutnya berjualan takjil bulan ramadhan tahun ini sangat berbeda di tahun sebelumnya akibat wabah covid 19 ini pendapatan sangat jauh merosot 

"Iya, tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya akibat wabah pandemi covid 19 ini pendapatan saya cukup jauh merosot.

Meskipun walau dalam kondisi demikian, tidak menyurutkan niatnya untuk tetap berjualan makanan aneka buka puasa seperti pisang hijau, bingka,martabak mini risoles, pastel, bakwan, tahu isi,donat,agar-agar,lapis, minuman, es cendol,es kelapa dan es buah.

'Hebatnya, penjual dan pembeli tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak'.* 

Reporter : Awi.
Editor      : Sahri