FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

- Rasional Nya Pilkada Akan di Helat Bulan April Atau Mei 2021 Mendatang

JAKARTA - Rencana pengunduran Pilkada Serentak di Indonesia yang agar digelar pada tahun 2021 mendatang sudah dibahas di internal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Senayan, Jakarta.

Menurut Ir Deddy Yevri Hanteru Sitorus MA, Anggota Fraksi PDIP DPR  RI, di internal PDIP sendiri sudah membahas rencana pengunduran pelaksanaan Pilkada serentak tersbut.

"Internal kita tentu sudah membahas, karena itulah kita melihat tanggal dalam Perpu sangat potensial terlewati sehingga Pilkada harus diundur lagi pelaksanaan nya pada tahun 2021 mendatang, " ucap Deddy.

Pilihan untuk pengunduran pelaksanaan Pilkada Serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia itu juga sangat rasional, karena kita tidak tau apakah Pandemi Corona ini bisa berakhir pada bulan Mei 2020 ini atau tidak, sehingga berpengaruh terhadap pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada itu sendiri, kalau dilaksanakan tahun depan itu sangat lebih terukur, "  

Kalau ditanya tanggal dan bulan berapa elok nya dilaksanakan, menurut Deddy Sitorus, sebaiknya memperhatikan tahapan-tahapan Pilkada itu sendiri. Mulai dari pemutakhiran data pemilih hingga pemungutan suara.

"Tapi untuk lebih aman lagi tahapan nya dimulai April atau Mei 2021 sebagai patokan paling longgar. Tetapi semuanya tergantung dari sisi Pamdemi, karena prediksi terburuk kita baru bisa bebas virus tersebut minimal bulan November atau Desember 2020 ini, " kata Deddy Sitorus.

Terkait penyiapan anggaran lanjutnya,  bisa lebih leluasa kalau badai Covid - 19 sudah bisa teratasi. Demikian juga bagi daerah yang melaksanakan termasuk di Kalimantan Utara bisa mengalokasikan kembali anggaran pelaksanaan nya.  * 

Reporter : Sahri.