FOTO : JURNAL KALTARA / ISTIMEWA

- Kita Bulungan, Kita Kaltara, Kita Indonesia

TANJUNG SELOR - Dihari lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni 2020, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Markus Juk, mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus anak cabang dan anak ranting se Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, untuk mengamalkan idieologi partai agar benar-benar tertanam dalam jiwa sanubari sebagai modal dasar untuk meneruskan perjuangan para pendiri bangsa ini.

"Mari kita menanamkan jiwa gotong royong yang solid dan bergerak untuk membangun kabupaten Bulungan khususnya serta Kaltara dan Indonesia pada umumnya, " kata Markus Juk kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Sebagai kader lanjutnya, kita juga harus loyal kepada PDIP, dan jangan sampai melupakan sejarah (Jasmerah), karena tanpa Bung Karno dan Bung Hatta, pejuang-pejuang maupun para pahlawan maka negara Republik Indonesia ini tak akan ada.

"Mari kita amalkan Pancasila secara murni dan konsekuen yang dimulai dari diri kita, keluarga dan lingkungan kita masing-masing, " imbau Markus Juk.

Untuk mengisi pembangunan, dengan, semangat Gotong Royong sesuai himbauan ketua Umum Ibu Megawati Soekarno Putri,   membangun itu harus kompak bersatu padu yang berat sama dipikul yang ringan sama dijinjing.

Yang tidak kalah penting, bagaimana pemerintah disemua tingkatan bisa memperhatikan nasib para guru dan siswa baik yang ada di kota maupun didesa-desa yang jauh dipedalaman kabupaten Bulungan.

"Bagaimana pemerintah daerah dan pemerintah pusat memikirkan nasib guru honorer baik menyangkut upah maupun pengangkatan mereka melalui pemutihan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) , " tutup Markus Juk. 

Reporter : Awi.

Editor.     : Sahri.