Connect with us

Berita DPRD Kaltara

Akses Warga Krayan Barat Dan Selatan ke Krayan Induk Nyaris Lumpuh

Published

on

Ruas jalan dari Kecamatan Krayan Barat Dan Krayan Selatan menuju Krayan Induk Rusak Parah.

– Jalan Provinsi Sepanjang 30 KM Rusak Parah

KRAYAN – Akses masyarakat beberapa desa didua kecamatan yakni kecamatan Krayan Barat dan kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, saat ini nyaris lumpuh, dikarenakan ruas jalan sepanjang 30 KM menuju kecamatan Krayan induk dalam kondisi rusak parah dan beberapa jembatan daruratnya juga dalam kondisi ambruk.

Perihal kerusakan jalan tersebut, disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Yacob Palung, keredaksi media ini melalui pesan WhatsApp, beberapa waktu yang lalu.

“Masyarakat yang melintasi jalan ini harus berjuang keras, agar bisa lolos menuju Krayan induk ataupun sebalik nya, ” tegas Yacob Palung.

Ia juga menambahkan, status jalan rusak tersebut merupakan jalan Provinsi Kalimantan Utara.

Karenanya ia berharap, pada tahun anggaran 2021 mendatang perbaikan akses jalan ini bisa menjadi prioritas untuk dianggarkan.

“Terkait kerusakan jalan tersebut akan dimasuk kan dalam laporan Reses dewan, agar nantinya bisa masuk dalam pokok-pokok pikiran dewan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah provinsi, ” imbuh Yacob Palung lagi.

Ditengah masih mewabahnya Pandemi Covid – 19 seperti sekarang, sangat berpengaruh terhadap perekonomian warga Krayan, terutama sekali dengan adanya kerusakan jalan demikian yang notabene terbilang sangat parah.

Walaupun ada barang kebutuhan pokok masyarakat yang terangkut dari Krayan induk, namun harganya sudah hampir tak bisa terjangkau oleh masyarakat.

Ditambah dengan lockdown nya perbatasan Indonesia – Malaysia sekarang. Tentu pasokan barang yang selama ini lancar saja menjadi terhambat.

Oleh sebab itu, pihak nya berharap ada perhatian dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi terhadap warga Krayan, baik menyangkut kemudahan mendapatkan sembako murah maupun perbaikan infrastruktur jalan yang ada disana. *

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPRD Kaltara

Ide Pertanian Moderen Disambut Antusias Petani Bulungan

Published

on

TANJUNG SELOR – Ide anggota DPRD Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Markus Juk, soal pertanian moderen disambut antusias oleh masyarakat petani.

Misalnya, Santoso warga Bulungan menyebutkan distatemen pribadinya dikomentar berita Markus Juk, menyebutkan, hendaknya pemerintah melalui OPD yang menangani wajib memberi bantuan peralatan moderen kepada para petani, supaya mudah untuk mengelola lahan guna meningkatkan produksi prodak yang dibudidayakan nya.

Sementara, Mariam, menulis, “benar sekali petani butuh pembinaan, pelatihan bukan hanya sekedar bantuan alat, pupuk, seperti yang kerap diberikan kepada petani selama ini. Sementara mereka tak tau cara menggunakan nya, semoga mimpi petani di Bulungan Provinsi Kalimantan Utara sukses terwujud, sebagaimana gagasan yang disampaikan oleh Markus Juk tersebut.

Selain pembinaan yang harus dilaksanakan oleh pemerintah dikawasan Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, rehab paret dan jembatan serta pintu air menuju persawahan juga harus diperbaiki segera, mengingat kondisi nya kian parah mulai menghambat kegjatan para petani yang otomatis berdampak terhadap hasil produksi.

Harapan lain nya, Dinas Pertanian ngantornya harus bersama petani, sedangkan Dinas Perindustrian Perdagangan Dan Koperasi getol mencari pasar untuk menampung komoditas hasil pertanian itu sendiri. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

DPRD Kaltara

Guru Kontrak Dan Paramedis PTT di Bulungan Layak Sejahtera

Published

on

TANJUNG SELOR – Tenaga pendidik (Guru) dan Paramedis (Perawat dan Bidan), perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah, misalnya bagaimana mereka bisa sejahtera lahir dan bhatin dalam melaksanakan tugas.

“Dalam dunia pendidikan itu harus wajib ada perubahan. Terutama menyangkut kesejahteraan dan kenyamanan bagi tenaga pendidiknya, ” tegas Markus Juk, anggota DPRD Bulungan kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Diketahui kata Markus Juk, untuk tenaga Guru Tidak Tetap (honorer) dan Paramedis yang berstatus PTT banyak mengemban tugas yang cukup berat. Tentu menjadi kewajiban pemerintah untuk memikirkan bagaimana kesejahteraan mereka setiap bulan nya bisa tercukupi dengan baik.

“Artinya untuk kesejahteraan ini Pemkab, Pemprov maupun pemerintah pusat harus memikirkan dan mewujudkan nya kepada seluruh GTT dan Paramedis yang berstatus PTT ,terutama yang bertugas didaerah pedalaman dan pulau terluar, ” ujar Markus Juk.

Untuk menyelamatkan status GTT dan paramedis PTT, ia menambahkan, sebagaimana yang pernah diucapkan oleh Menteri Keuangan, Kemenpan RB maupun oleh Presiden Jokowi melalui media beberapa waktu lalu, akan mengupayakan perubahan status mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) hendaknya harus dikonfirmasi kembali oleh Pemkab maupun Pemprov.

Tentu konfirmasi dimaksud harus ditunjang dengan data berapa jumlah Guru Honorer maupun PTT yang mengabdi serta berapa lama pengabdian yang bisa diputihkan menjadi ASN.

“Seharusnya sudah ada reward dari negara kepada Guru Honorer alias Guru Kontrak dan Paramedis PTT yang berjuang mencerdaskan anak bangsa dan Paramedis yang mengawal pencegahan Covid – 19, ” pungkas Markus Juk. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi