Connect with us

Berita Tana Tidung

Budidaya Walet, Pacu Perekonomian Masyarakat Tana Tidung

Published

on

Jamhor Tokoh Masyarakat Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara.

– Rata-rata berpenghasilan Rp 25 Juta hingga Rp 30 Juta perbulan

TIDENG PALE – Seiring dengan perkembangan Kabupaten Tana Tidung (KTT) paska terbentuk sepuluh tahun silam, ekonomi masyarakatnya juga turut membaik, bahkan dikatakan sangat luar biasa.

Misal nya di Kecamatan Sesayap Hilir, hampir 85 persen masyarakatnya sukses melakukan budidaya walet.

“Rata-rata pemilik gedung walet di Sesayap Hilir berpenghasilan Rp 25 Juta hingga Rp 30 Juta perbulan, ” cerita Jamhor salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) kepada media ini, beberapa waktu yang lalu.

Hampir rata-rata warga Seayap Hilir yang dulunya berprofesi sebagai nelayan tradisional kini beralih kebudidaya walet.

Mengingat penghasilan mereka menjadi nelayan yang hanya menggunakan alat tangkap tradisional kurang memadai.

“Tentu dengan menggunakan alat tangkap seperti jala, bubu, ampas, kelong,  tentu penghasilan nya juga tak maksimal, ” ujar Jamhor.

Tidak hanya nelayan tradisional saja, warga yang dulunya berkerja sebagai tenaga harian diperusahaan saat ini juga sudah beralih kebudidaya burung walet tersebut.

Karenanya, dengan membaiknya perekonomian, saat ini banyak anak muda KTT  melanjutkan pendidikan nya keberapa perguruan tinggi di Indonesia. “Insha Allah kedepan para milenial ini siap mengambil alih tongkat kepemimpinan daerah, baik di KTT khusus nya dan Kalimantan Utara pada umumnya, ” tutup Jamhor. *

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tana Tidung

Menelisik Persiapan Pelantikan Ibrahim Ali sebagai Bupati Tana Tidung

Published

on

Ibrahim Ali Bupati Terpilih KTT.

TARAKAN, Kaltaraaktual.com- Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali- Hendrik, jika tak ada halangan akan dilaksanakan Rabu, 17 Februari 2021 di Kantor Gubernur, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Nantinya Ibrahim Ali -Hendrik akan dilantik oleh gubernur terpilih Kaltara, yakni Drs.H.Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, bersamaan dengan Bupati dan Waki Bupati terpilih Kabupaten Bulungan.

Tak ada persiapan khusus Bupati KTT terpilih ini, semua sudah dipersiapkan untuk keperluan prosesi pelantikan.

“Insya Allah, jadwal pelantikan tidak ada perubahan tetap 17 Februari nanti. Alhamdulillah persiapan sudah kita lakukan,” kata Bram sapaan akrabnya, Jumat malam (12/2) saat didatangi awak media.

Ibrahim Ali yang juga Ketua DPW PAN Kaltara, saat disinggung terkait baju pelantikannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung Untuk sudah dipersiapakan keseluruhan Pemkab Tana Tidung, termasuk kelengkapan baju dan atribut lainnya.

“Saya kira sudah dipersiapkan secara matang oleh Protokol Pemkab, baik untuk saya bersama keluarga dan Wakil Bupati saya beserta keluarganya,”terang Bram.

Memang pelantikan kepala daerah tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Bram mengatakan pelantikan dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Artinya pelantikan tersebut haruslah sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, membatasi kerumunan.

“Saat pelantikan, yang bisa hadir hanya Bupati dan Wakil Bupati beserta istri dan kekuarga saja, karena SOP dari Pemerintah Provinsi sudah seperti itu,” ungkap Ibrahim.

Namun ia menjelaskan walaupun proses pelantikan berjalan ketat, tapi nantinya dapat disaksikan pula secara virtual.

“tetap bisa, unsur pemerintahan daerah termasuk Fokorpimda Tana Tidung bisa menyaksikan pelantikan kami (Ibrahim-Hendrik) secara virtual zoom,” jelas Ibrahim.

Selain itu bagi masyarakat Upun Taka (KTT) dapat juga menyaksikan pelantikannya secara virtual, karena Pemkab KTT melalui Diskominfotik akan memakaibaplikasi yang bisa rigunakan untuk menyaksikan moment sakral tersebut.

“Masa pandemi Covid-19 ini kita tetap harus patuh terhadap prokes, mencegah terjadinya kerumunan massa, jelasnya setiap Kecamatan di Tana Tidung akan dipasangkan layar besar, agar masyarakat bisa menyaksikan pelantikan,”demikian. (***)

Continue Reading

Tana Tidung

KPUD KTT Tetapkan Ibrahim Ali – Hendrik, Bupati Wabup Terpilih

Published

on

Ibrahim Ali Bupati Terpilih KTT.

TIDENG PALE – Usai ditetapkan dalam pleno KPU Tana Tidung kamis malam (21/1) di Pendopo Japaruddin, Tideng Pale, sebagai Pasangan Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali dan Hendrik langsung menyampaikan pesan yang menyejukkan, sekaligus menebar optimisme dan mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program pembangunan di Tana Tidung.

Selain menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan pada seluruh tim dan relawan, Bram, sapaan akrab Ibrahim Ali juga menyampaikan ucapan yang sama, sekaligus penghargaan, pada semua pihak terkait, mulai penyelenggara, para tokoh agama, adat dan masyarakat, termasuk para kompetitornya, yang telah ikut mensukseskan pesta demokrasi 9 Desember 2020 yang lalu.

Bagi Bram, menjadi kepala daerah adalah amanah besar yang akan dijalankannya sebaik mungkin. “Insya Allah, amanah ini akan saya jalankan sebaik mungkin,” pungkasnya. Tak lupa, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk melupakan perbedaan-perbedaan yang pernah hadir selama masa pemilihan, baik di dunia nyata, maupun di media sosial.

“Tidak perlu ada euforia berlebihan dalam menyambut kemenangan ini. Apalagi, Pandemi Covid-19 belum berakhir. Tetap patuhi protokol kesehatan” tambahnya. “Sejatinya, ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Tana Tidung, yang rindu pada perubahan.” Karena itu, Bram berjanji untuk mendorong program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui Program Desa Cermat, maka seluruh OPD harus sinergis, serta membantu pemerintah desa untuk meningkatkan pelayanan publik dan melaksanakan pembangunan desa, sesuai dengan potensi wilayahnya masing-masing.

Selain itu, “pembangunan infrastruktur harus tepat sasaran, serta memperhatikan fungsi dan kemanfaatan. Tidak boleh ada yang mubazir dalam pemanfaatan anggaran”. Do’akan saya,” tutupnya. *

Reporter : DDF.

Editor.     : Sahri.

 

Continue Reading

Tana Tidung

Ini Dia Pemikiran Ibrahim Ali Sosok Muda Dikancah Perpolitikan Kaltara

Published

on

Ibrahim Ali.

Kalimantan Utara terus melahirkan pemimpin-pemimpin muda, yang berpikir dinamis untuk kemajuan daerahnya. Salah satu nya adalah sosok Sosok Ibrahim Ali Calon Bupati terpilih Kabupaten Tana Tidung versi perhitungan quiq count di Pilkada serentak 9 Desember lalu.

Diketahui Ibrahim Ali yang berpasangan dengan Hendrik berhasil mengungguli 3 pesaing nya.

Sebagai tokoh muda yang melejit kariernya, Ibrahim Ali sudah membuktikan bahwa anak muda, harus merubah pola pikir dari
zaman tradisional ke zaman milenial, serta itu harus mulai membumi di provinsi termuda Indonesia itu. Di
mana era ini disebut sebagai masa di mana teknologi berkembang dengan pesat dan
menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di dalamnya untuk menuju perubahan dari
berbagai macam bidang yang ada hingga bermunculan muda-mudi yang menunjukkan
kebolehannya, baik itu wirausaha muda, politisi, birokrat muda.
Pemuda harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar, dan menjadi lebih baik serta
melakukan navigasi yang lincah dan tepat agar dapat memecahkan setiap masalah.

Sosok Ibrahim Ali adalah salah satu sosok anak muda yang mencoba melakukan perubahan￾perubahan tersebut. Ia berpendapat bahwa saat ini pemuda merupakan agen perubahan
di era ini masa kini tingkat persaingan juga semakin tinggi sehingga menuntut kualitas
dan kinerja manusianya untuk lebih ditingkatkan. Artinya mampu membuat perubahan
yang baik kedepannya.

“Sederhana saja jika kita berbicara peran pemuda, sebenarnya sudah menonjol sejak
zaman penjajahan. Bung karno, bung tomo, tan malaka, sutan syahrir semua
menunjukkan niat tulusnya untuk memerdekakan negara kesatuan republik Indonesia,
jadi pada intinya pemuda turut mengambil andil dalam kemerdekaan,”ujar Bram sapaan akrabnya.

Sebenarnya lanjut Bram, perbedaan yang menjadi ciri khas pemuda di era milenial
dengan pemuda sebelumnya adalah perkembangan teknologi sekarang ini yang telah
menjadikan para pemuda milenial masuk dalam dunia industri digital.

“jadikan patokan atau acuan bahwa kita sebagai pemuda harus bisa merubah keadaan
bangsa dalam berbagai bidang sektor, terutama sektor politik,”terang dia.

Berbicara tentang politik, secara umum di dalamnya ada tanggung jawab. Keberagaman
harus dimaknai dengan kekayaan bukan untuk dipertentangkan. Namun segelintir orang
telah menyalahgunakan sehingga yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi atau
harapan.

“Orang awam bahkan tau bahwa aktifitas ‘politik’ identik dengan orang-orang yang
merebut kekuasaan demi jabatan dan uang. Tanpa kita sadari inilah yang memperparah
keadaan poitik kita, baik dari kemampuan bahkan berbagai cara orang tertentu mencoba melanggengkan kekuasaannya tapi
kesenjangan itu tetap tampak nyata dimasyarakat,”tegas Bram.

Maka dari itu Ibrahim Ali mengajak seluruh elemen masyarakat Kalimantan Utara dan
Kabupaten Tanah Tidung (KTT) khususnya para pemuda melaksanakan perannya
sebagai pengawal perubahan yaitu mendorong terjadinya inovasi daerah kearah yang
lebih baik termasuk dalam politiknya.

”Kita para pemuda harus peduli dan optimis untuk menciptakan kualitas politik yang
baik di negara yang tercinta ini. Karena perbaikan politik hanya akan terjadi apabila ada
orang yang baik, professional, dan berintegritas masuk kedalamnya,”bebernya.

Jadi patut kita pahami bersama ada lima (5) point yang patut kita pegang teguh
komitmennya secara bersama-sama. pertama, memiliki visi yang jernih. Sebagai
seorang pemimpin kita itu harus memiliki target yang jelas sehingga sistem kerja dapat
disusun dengan baik dan dengan tahapan yang progresif. kedua, memiliki kegigihan
untuk mencapai target. ketiga, bersikap kritis dan analistis. artinya sebagai seorang
pemimpin yang baik, kita harus menggunakan akal sehat untuk berfikir, sehingga tidak
ada hal yang langsung ditelan mentah-mentah. Keempat, sarat akan pengetahuan dan
memimpin dengan memberikan contoh bukan hanya dengan
intruksi. kelima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang pinggiran dan
jangan pernah menciptakan jarak dengan masyarakat. Dengan kata lain, kita sebagai
pemimpin harus memiliki integritas agar dapat dipercaya.

Sekedar informasi Ibrahim Ali merupakan Ketua DPRD Kabupaten Tanah Tidung
(KTT) Periode 2019-2024 ia lahir tepat di 37 tahun silam dan berasal darai Partai
Amanat Nasional (PAN) sekaligus ketua DPW Partai PAN Kalimantan Utara (Kaltara)
yang memperoleh 4 Kursi dan suara terbanyak di DPRD KTT.

Berjuang bersama masyarakat KTT tanpa skat dan bisa berbaur
kepada semua kalangan khususnya masyarakat desa serta di usung dan didukung oleh
partai PAN, Hanura dan Golkar dengan perolehan 9 kursi di DPRD KTT. ***

Reporter : Sahri dari berbagai sumber.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi