Connect with us

Berita Bulungan

Kebijakan Bupati Bulungan Untuk Mendongkrak Pendapatan Petani

Published

on

Bupati Bulungan Syarwani S Pd M Si.

– Setiap ASN wajib beli Beras Bulungan (Rasbul) 5 KG setiap bulan

TANJUNG SELOR – Perhatian Bupati Bulungan, Syarwani S Pd M Si, terhadap masyarakatnya untuk mendongkrak kearifan lokal, lewat hasil pertanian, langsung berimplikasi kepada para petani, khususnya petani padi sawah maupun peladang padi gunung.

Bagaimana tidak, melalui para Aparatur Sipil Negara (ASN), dilingkungan Pemkab, nantinya wajib membeli beras Bulungan (Rasbul) hasil pertanian lokal minimal 5 KG tereebut, merupakan kabar gembira dan dapat memacu para petani setempat untuk memperluas areal tanam, agar hasil yang diperoleh semakin banyak pula.

“Hasil pertanian padi kita surplus, sementara daya beli menurun, maka lewat para ASN kita harapkan memacu pendapatan petani melalui kewajiban membeli beras produksi mereka, ” ujarnya, kemarin.

Ini lanjutnya, berlaku untuk seluruh ASN dilingkungan Pemkab Bulungan saja, tanpa kecuali wajib membeli Rasbul tersebut.

“Kebijakan ini diambil untuk para ASN, nantinya akan ada Peraturan Bupati untuk itu, ” imbuhnya.

Karena nya, Syarwani menegaskan, sudah meminta kepada Kepala Dinas Pertanian Bulungan untuk merancang Perbup tersebut. *

Sumber : Diskominfo.
Editor    : Sahri.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bulungan

Bupati Bulungan Apresiasi Usulan Warga Desa Sajau Pura

Published

on

Bupati Bulungan Syarwani S Pd M Si, menerima kunjungan warga Desa Sajau Pura Kecamatan Tanjung Palas Timur dirumah, 18/6/2021.

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani S Pd M Si, terus memperkuat ketahanan pangan. Hal itu disampaikan nya saat menerima aspirasi yang disampaikan oleh warga Desa Sajau Pura, Kecamatan Tanjung Palas Timur dirumah jabatan nya, belum lama ini.

Diantara usulan yang disampaikan warga, terkait permintaan percetakan sawah, perluasan tanaman jahe putih.

“Saya setuju usulan warga ini, tentunya akan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang ada, ” kata Bupati Syarwani disela menjawab usulan warga tersebut.

Termasuk untuk menambah personil tenaga kesehatan yang ditempatkan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sajau Pura.

“Saya juga berharap keberadaan hutan adat seluas lebih kurang 300 H dilestarikan. Dan siap meneruskan usulan dibidang kehutajan kepada Pemprov Kaltara sesuai kewenangan nya, ” tambah Syarwani. *

Sumber : Diskominfo.
Editor    : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Ketahanan Pangan, Kodim 0903 Bulungan Bersinergi Dengan Pemkab

Published

on

TANJUNG SELOR – Bersinergi dengan program Pemkab Bulungan, sesuai himbperkarangan Syarwani S Pd M Si, agar masyarakat memanfaatkan lahan perkarangan dan berhemat ditengah masih mewabahnya Pandemi Covid – 19.

Menyikapi, Kasdim 0903 / Bl, Letkol INF Agus Sulistiyo S Sos M Si, menyatakan program tersebut, perlu diperluas dengan cara melibatkan seluruh stack holder. Khususnya untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pemanfaatan lahan perkarangan untuk bercocok tanam, seperti sayuran dan umbi-umbian.

“Untuk program ini melalui aparat teritorial, seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa), sudah melaksanakan nya dengan memanfaatkan lahan perkarangan bercocok tanam, ” kata Letkol INF Agus Sulistiyo.

“Saya menghimbau seluruh Babinsa dapat menjadi motivator penggerak diwilayah binaan nya masing-masing, ” imbuhnya.

Bila kita sukses lanjutnya, maka cita-cita untuk menuju swasembada pangan akan cepat terwujud. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Mendesak Kejati Dan BPN Ada Ditanjung Selor

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa MPd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Provinsi Kalimantan Utara.

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB), Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, kembali mendesak pemerintah agar segera menghadirkan instansi vertikal di Provinsi Kalimantan Utara, terutama beberapa lembaga yang banyak melayani kepentingan masyarakat secara luas.

“Masa Provinsi Kalimantan Utara sudah menginjak usia lebih kurang 8 tahunan, bahkan sudah dijabat oleh Gubernur dan wakil Gubernur kedua, lembaga seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kanwil BPN ATR belum kunjung ada, ” katanya kepada media ini, Kamis, 17/6/2021.

Kenapa saya mendesak instansi vertikal tingkat Peovinsi segera hadir di Tanjung Selor, sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Utara, karena merasa kasihan dengan warga yang harus bolak balik ke Samarinda, Kalimantan Timur bila ingin berurusan.

“Kalau orang yang banyak uang ya tak masalah, tapi bagaimana dengan yang pas-pasan, tentu merasa kesulitan, ” ucap Datu.

Karena nya, saya menyarankan Pemerintah Provinsi untuk terus berkerja, bagaimana secepatnya menghadirkan isntansi vertikal di Tanjung Selor, yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kalau era nya mantan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie dan mantan Wakil Gubernur Udin Hianggio bisa menghadir kan, instansi vertikal seperti Polda, Korem, BPK RI, BI, Binda, nah saya berharap yang belum ada seperti Kejati, Kanwil BPN, Pengadilan Tinggi dll, bisa ada dimasa kepemimpinan Gubernur Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum dan Wakil Gubernur Dr Yansen TP M Si, ” kata Datu Buyung Perkasa.

Dibagian lain, diketahui, sebelum nya Datu Buyung juga menyoroti soal Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk Kabupaten Bulungan sebagai ibukota Provinsi agar menjadi perhatian Pemprov. Lantaran saat ini kota Tanjung Selor, nyaris “dikepung” oleh banyaknya jalan rusak yang sangat membutuhkan anggaran perbaikan yang cukup besar.

“Anggaran kabuapaten sangat terbatas untuk pembangunan infrastruktur, karenanya Bankeu dari Pemprov sangat dibututuhkan sekali untuk membantu, ” ujarnya. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi