Connect with us

Berita Ekonomi

Kue HAU Penganan Asli Suku Dayak Kenyah

Kini Sudah Memiliki Sertifikat Halal, Cocok Buat Oleh-Oleh Khas Kaltara

Published

on

TANJUNG SELOR – Masih ingat kue Hau, penganan asli Suku Dayak Kenyah, salah satu sub suku Dayak Pulau Borneo, atau tepatnya di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, kini sudah memiliki label sertifikasi halal.

Prodak kue Hau ini diusahakan oleh ibu Noviani, salah satu warga Tanjung Selor yang beralamat, diJalan Sabanar Lama, RT 67 RW 25 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

“Kalau ingin membeli kue Hau hasil home industri kami sekarang bisa didapat disejumlah mini market yang tersebar di Tanjung Selor, ” ungkap ibu Noviani.

Kue Hau yang sudah memiliki sertifikasi kehalalan nya ini, bisa bertahan lebih dari sebulan.

“Setiap kita drop ke warung-warung atau mini market setiap bulan kita teliti, bila sudah mendekati kadaluarsa prodaknya akan kita tarik, agar keamanan masyarakat yang mengkonsumsi dapat terjamin dengan baik, ” kata Ibu Noviani.

Diketahui, suku Dayak Kenyah tidak hanya terkenal dengan seni budaya dan ukirannya, ternyata suku dayak Kenyah salah satu sub suku dayak yang menghuni pulau Borneo, atau tepatnya di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara diam-diam jauh sebelumnya juga sudah memiliki penganan yang cukup dikenal dikalangan suku dayak, yakni Kue Hau.

Dimana kue Hau ini kerap disajikan ketika ada acara kenduri, upacara adat, dan perkawinan dikalangan mereka.

“ Semua suku Dayak mengenal Kue Hau ini, jadi pada umum nya kerap disajikan pada even-even besar seperti acara perkawinan, Natal dan Tahun Baru, dimana kebiasaan tersebut bisa dilihat dikampung-kampung, “ terang ibu Novi sapaan akrabnya.

Sayangnya tambah Novi lagi, seiring dengan perkembangan zaman sekarang sudah mulai hilang kebiasaan dimaksud. Bahkan hampir tidak ditemukan lagi kue Hau pada acara khusus yang digelar suku Dayak Kenyah, walaupun masih ada juga yang masih pintar membuat kue Hau tersebut.

Sehingga kata Novi yang mengaku asli suku Dayak Kenyah ini sangat kawatir jika kue Hau tidak dipertahankan atau tidak dipublikasikan sebagai penganan khas dayak, tidak menututp kemungkinan suatu waktu diklam oleh suku lain dan sebagainya.

“Oh ya saya muallaf insya Allah kue Hau yang saya tawarkan dijamin kehalalannya, “ ujar Novi.

Ia juga menambahkan, bahan baku Kue Hau antara lain adalah tepung ketan, gula halus & minyak goreng. Jenis penganan ringan ini mudah dapat dibawa kemana-mana, bentuknya tampak seperti kerupuk namun masih masuk kategori penganan kue atau roti.

“Sejak zaman nenek moyang saya belum lahir Kue Hau sdh ada tuh? “ , tukas Novi seraya menambahkan bahwa dirinya beralamat dijalan. Sabanar lama RT.31 Tanjung Selor, Bulungan Kalimantan Utara.

*Pesan saya buat bapak Gubernur Kaltara paling tidak pada acara birau kue Hau bisa menjadi salah satu penganan yang ditawarkan kepada tamu-tamu untuk oleh-oleh. Karena jenis penganan ini tahan lama bisa sampai satu bulan dijamin tanpa bahan pengawet, ” ujar Ibu Noviani seraya berulang mengatakan kue Hau prodaknya sudah memiliki sertifikat kehalalan. *

Reporter : Sahri

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Kadin Bulungan Segera Menggelar Muskab

Published

on

Syarifuddin Tjaning ST.

TANJUNG SELOR – Insya Allah, kalau tak ada aral, dalam waktu dekat Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk memilih ketua yang baru.

“Pendaftaran penjaringan bakal calon ketua Kadin Kabupaten Bulungan sudah mulai kita buka mulai hari ini hingga 10 Januari 2021 mendatang, ” kata Andi Masitah SH, selaku Caretaker Kadin Bulungan, kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Untuk acara musyawarahnya, akan dihelat pada tanggal 12 Januari depan, yang digelar di hotel Pangeran Khar Tanjung Selor.

“Para calon peserta Muskab, dapat mendaftar di sekretariat di Jalan Sultan Hasanuddin RT. 9 nomor 10 Kelurahan Tanjung Selor Hulu, pada setiap hari kerja.

Lebih lanjut Andi Masitah juga menegaskan, dalam pelaksanaan Muskab pihak penyelenggara akan menerapkan protokoler kesehatan dan wajib Melakukan 3 M ( Mencuci tangan,Memakai masker & Menjaga jarak ) demi lancar dan suksesnya Mukab Kadin Bulungan 2021.

Sementara itu, Ketua Kadin Kaltara, Kilit Laing, menegaskan bahwa kadin sebagai induk organisasi pengusaha daerah, keberadaan nya adalah untuk selalu menjadi mitra aktif pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sehingga pengusaha Kaltara bukan lagi sebagai penonton akan tetapi juga sebagai pelaku utama perekonomian di daerah.

Sedangkan Syarifuddin Tjanjng ST, selaku panitia penyelenggara Muskab mengatakan, bahwa syarat untuk menjadi Calon Ketua Kadin Kabupaten Bulungan yaitu mendaftar dan minimal mempunyai KTA – B. ( 2 Tahun ). ***

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Ekonomi

Pemprov Kaltara Kucurkan Bantuan Modal KUBE

Published

on

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

TANJUNG SELOR – Sejak Tahun Anggaran 2018, 2019 hingga Tahun Anggaran 2020, Pemprov Kaltara telah mengucurkan bantuan modal kepada pengelola Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebesar Rp 1, 06 Miliar.

Berdasarkan catatan Dinas Sosial Pemprov Kaltara, hingga tahun anggaran telah disalurkan bantuan dalam bentuk permodalan kepada 335 kelompok, dengan jumlah anggota sebanyak 3.585 orang, dengan total bantuan sebesar Rp 6,8 Miliar, sejak tahun 2017 lalu.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kaltara, Ir Heri Rudiono, menyebutkan, bahwa program KUBE tersebut bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Kalimantan Utara.

Sebelumnya Gubernur Provinsi Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie, menyebutkan, bantuan KUBE melalui APBN untuk tahun anggaran 2020 disalurka langsung ke Kabupaten Kota di Kaltara. Melalui aplikasi sistem informasi verifikasi dan validasi (siveri), dimana tekhnisnya pengajuan bantuan provosalnya diinput melalui aplikasi tersebut.

“provosal diajukan melalui aplikasi siveri kabupaten / kota, setelah dikirim Pemprov akan melakukan verifikasi melalui aplikasi siveri provinsi, untuk selanjutnya data dikirim keaplikasi siveri Kemensos untuk dilaku kan finalisasi, ” tegas Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, kemarin.

Untuk tahun Anggaran ini, bantuan melalui APBN hanya diperuntukan kepda kelompok usaha bersama (KUBE) kota Tarakan sebanyak 40 kelompok, dengan total anggaran sebesar Rp 1,2 Miliar.

Sementara itu, untuk bantuan KUBE melalui APBD tekhnis nya dalam bentuk barang melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa, kepada masing-masing KUBE sebesar Rp 16 Juta.

“SK Gubernur nya sedang dalam proses, dalam waktu dekat sudah terbit, ” ujar Gubernur Irianto. * Nina AF.

Continue Reading

Ekonomi

Perusahaan Swasta di Kabudaya Diminta Wajib Rekrut Naker Lokal

Published

on

Hendrawan (kiri) anggota Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

NUNUKAN – Perusahaan swasta yang beroperasi diwilayah calon Kabupaten Bumi Daya Perbatasan (Kabudaya) diminta memprioritaskan untuk merekrut putra/i lokal sebagai tenaga kerja (Naker).

Perihal itu disampaikan oleh Hendrawan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, kemarin.

Menurut politisi Partai Nasdem itu menyebutkan, kenapa harus atau wajib merekrut naker lokal?, tujuannya agar dapat menekan angka pengangguran, serta menjadi sokuguru penguatan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah tiga.

Selain itu lanjutnya, pihak perusahaan dalam melaksanakan kegiatan baru wajib berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda. Agar kebersamaan dalam cara pandang kedepan dapat terbangun dengan baik.

Hendrawan yang terkenal dengan salam restorasinya (perubahan) itu mengingatkan, bahwa ditengah situasi seperti sekarang perlu ada solusi kongkrit bagi setiap perusahaan yang beroperasi diwilayah III tersebut, untuk cepat tanggap membantu masyarakat memberikan solusi terbaik ditengah pandemik Covid – 19 yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

“Oleh karena itu menurut saya di masa kondisi pandemi ini, keberadaan perusahaan swasta di lingkungan wilayah III harus terasa kehadirannya, artinya mampu menjadi solusi kongrkit bagi masyarakat di wilayah III Nunukan,”bebernya

Intinya kita ingin perusahaan menjadi bagian dari motor penggerak ekonomi masyarakat lokal di wilayah III Nunukan. Tujuannya hanya satu, agar perusahaan yang ada bisa menciptakan peluang pekerjaan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.

Kedepannya Ia akan terus berkeliling di semua perusahaan yang beroperasi di lingkungan wilayah III khususnya kabudaya untuk terus mengawasi dan memastikan agar masyarakat lokal betul-betul bisa diberi peluang dalam bekerja.*

Reporter : MDF.
Editor      : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi