Connect with us

Berita Bulungan

Mengenang Nyala Obor Malam Ramadhan Tempo Doeloe di Tanjung Selor

Published

on

Kondis jalan Sengkawit, Tanjung Selorz Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada malam hari.

TANJUNG SELOR – Menjelang bulan Ramadhan atau menyambut bulan Puasa, Tempo Doeloe, ditahun 80 an saat kota-kota kecamatan sebelum menjadi ibukota kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara sekarang, yaitu penerangan jalan dari obor atau suluh.

Hampir rata-rata perumahan memasang obor dari minyak tanah dengan berbagai mode, tak ketinggalan lampu kaleng atau pelita belek kata orang-orang menyebutnya.

Tapi suasana itu beda sekarang, misalnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, walaupun beberapa hampir dimerata tempat lampu penerangan jalan banyak yang padam, walau pun ada sinarnya tak seperti lampu penerangan jalan yang menggunakan setrum listrik, lampu obor dan lampu blek seperti menyambut bulan Ramadhan tempo doloe itu mustahil kembali lagi.

Selain minyak tanah susah didapat, era demikian juga sudah bergeser, tradisi-tradisi lama tak semua nya bisa dipertahan kan lagi.

Selain obor dan lampu kaleng bekas, biasanya menjelang Ramadhan kala itu anak-anak biasanya membunyikan leduman, yang suaranya mirip ledakan petasan.

Hanya saja leduman ini terbuat dari bambu betung, yang dilubangi dan diisi minyak tanah, sambil disulut dengan menggunakan api kecil.

Bila leduman nya panas, maka akan menimbulkan ledakan yang cukup lumayan keras.

Sebenar nya bila tradisi membuat obor disetiap rumah dan menyalakan lampu kaleng bisa diulang lagi. Maka dipastikan jalan-jalan yang gelap di Tanjung Selor saat ini otomatis bisa terang-benderang diwaktu malam, khususnya selama menyambut bulan Ramadhan.*

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bulungan

Ruas Jalan Trans Kaltara Disekatak Bulungan Terancam Putus

Published

on

Kondisi ruas jalan trans Kaltara di Sekatak, Bulungan, Kaltara Yang nyaris putus akibat genangan air saat musim hujan tiba.

TANJUNG SELOR – Jalan poros trans Kaltara di Sekatak Buji, Bulungan, Kalimantan Utara, kondisi nya kian memperihatinkan, dari dua jalur hanya satu jalur jalan saja yang bisa dilintasi secara bergantian oleh berbagai jenis kendaraan yang melintas dari arah berlawanan.

Hal itu terjadi akibat jalur sebelah dari pada ruas jalan itu mulai berlubang cukup dalam, karena terus dikikis oleh air hujan yang menggenangi ruas jalan itu.

Bila saja sebelumnya, dibangun deker sebagai jalan aliran air, tentu saja genangan air di jalan poros trans Kaltara di desa Sekatak ini tidak perlu terjadi, lantaran limpahan air dari perbukitan disisinya saat musim hujan bisa langsung mengalir kesungai.

Perumahan warga yang tergenang air lantaran tak ada deker dan draenase sebagai aliran air saat musim hujan tiba.

Hasil pantauan media ini, Sabtu, 17/4/2021 saat melintasi daerah itu, aliran air yang menggenang dan nyaris menenggelam kan perumahan masyarakat disekitarnya kian bertambah, akibat perbukitan yang ada di sana sudah diratakan dengan menggunakan alat berat. Otomatis bukit dimaksud sudah berubah dari bentuknya semula.

Sehingga air yang sebelumnya mengalir disisi perbukitan kini berubah arah menuju perumahan masyarakat

Hal ini terjadi secara terus menerus, kumpulan air semakin banyak, tidak hanya mengancam perumahan warga disekitarnya tapi sudah mulai merusak jalan raya disana.

Artinya saat ini sudah sangat mendesak dibangun deker yang membentang diseluruh badan jalan, serta draenase yang langsung menuju sungai Sekatak, supaya setiap musim hujan tiba daerah ini akan terbebas dari genangan air tersebut. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Mesjid Baitur Rahim Bulu Perindu Bulungan Butuh Semen Dan Pasir

Published

on

Erwin S Sos, Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Baiturohim Bulu Perindu, Bulungan, Kaltara.

TANJUNG SELOR – Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Baitur Rahim, Kampung Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Erwin S Sos, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para hamba Allah yang sudah ikhlas memberikan sumbangan untuk pembangunan Mesjid tersebut.

“Insha Allah dalam waktu dekat kita akan memulai pelaksanaan pembangunan nya, pertama kita akan melakukan penyiringan disekeliling lahan lokasi Mesjid, selanjutnya memasang pondasi bangunan nya, ” jelas Erwin S Sos, Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Baitur Rahim Bulu Perindu, kemarin.

Saat ini dilokasi sudah terkumpul batu gunung, untuk pemasangan Siring. Tinggal semen dan pasir, bila sudah lengkap Insha Allah pekerjaan sudah bisa dimulai.

“Perkiraan pasir sekitar 20 M3 dan semen 100 zak, walau pun seandainya masih kurang tapi jumlah nya tidak banyak, ” tandas Erwin.

Panjang lahan rencana lokasi Pembangunan Mesjid Baitur Rahim sekitar 60 M, nantinya bangunan dibangun agak kebelakang, dengan tujuan pada bagian halaman memiliki lapangan parkir yang cukup luas.

Bila memungkin kan lanjutnya, kedepan akan ada penambahan lahan bila ada pemilik lahan disekitar Mesjid yang mau menghibahkan. Agar ada rumah Marbot yang setiap saat menjaga kebersihan Mesjid dan lain nya bisa dibangun disana.

“Alhamdulillah baik dari pola pengumpulan dana yang dilakukan para Mujahid dan Mujahidah, serta sumbangan umat yang langsung dikirim kerekening panitia saat ini sudah terkumpul dana lebih kurang Rp 70.000.000, ” kata Erwin.

Penggalangan dana akan terus dilakukan hingga pembangunan Mesjid Baitur Rahim Bulu Perindu selesai dibangun dan bisa dimanfaat kan sebagai tempat ibadah bagi seluruh umat Muslim dan Muslimah. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Masjid Baitur Rohim & Mesjid An Mahnur Bakal Berdiri Dijalan Bulu Perindu Bulungan

Published

on

Baleho rencana pembangunan Mesjid Baitur Rohim di Jalan Bulu Perindu Bulungan Kaltara.

TANJUNG SELOR – Dua buah Mesjid bakal berdiri dijalan Bulu Perindu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, hadiah terindah untuk seluruh umat Muslim ditengah menyambut bulan Ramadhan 1442 H.

Masing-masing Mesjid Baitur Rohim dan Mesjid An Mahnur. letak nya sangat strategis karena berada persis di lintasan yang ramai dilalui oleh umat Muslim ketika ingin memasuki Tanjung Selor sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Utara.

Untuk Mesjid An Mahnur nantinya bisa menjadj tujuan ibadah Sholat Jumat para ASN yang ada di Sekretariat Setprov Kaltara. Karena jaraknya hanya sekitar lebih kurang 300 M dari kantor Gubernur Kaltara dan beberapa kantor pemerintah lain nya.

Posisi Mesjid An Mahnur ini nantinya, akan dibangun persis dekat jembatan Meranti. Tanda-tanda akan segera berdiri disana terpampang baleho yang beetuliskan disini akan dibangun Mesjid An Mahnur.

Untuk rencana Pembangunan Mesjid Baitur Rohim sendiri, sudah mulai terlihat, dilokasi rencana pembangunan nya mulai tampak timbunan batu gunung sebagai bahan pondasi bangunan.

Yang pasti kedua bakal Mesjid ini menunggu kepedulian umat, untuk memberikan sumbangan seikhlas nya, sebagai ladang pahala diakherat kelak.

“Siapa membangun rumah Allah, maka dihari kemudian ia akan memiliki Rumah yang indah di Jannah nya Allah”. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi