Connect with us

Ruang Aspirasi

Norhayati Andris : Tujuh Tahun Kaltara Hanya Harapan?

Norhayati Andris Srikandi PDIP Provinsi Kalimantan Utara.

Selamat Pagi …Salam Sehat dan Salam Persaudaraan…

Untuk Kalimantan Utara yang Baru ,Mari Bersama REBUT Kembali Lewat Pilkada 2020 ini ….

Bersama kita bisa
Bersatu kita kuat ,
Berkerja ,Berdoa dan Iklas
Kita ada ,kita bisa ,Kita semua Aku ,Kamu Dia ,Mereka Bersama …

Mewujudkan Harapan Para Tokoh-Rokoh , Para Pejuang Kaltara ,Para Senior ,Presedium Pembentukan Kaltara
Tokoh Pemuda ,Mahasiswa , dan Seluruh Masyarakat Kalimantan Utara…

Ato kita Tata Kembali Tujuan Kaltara yang sebenarnya

7 Tahun KALTARA…
Cukup lah membawa kita Ke sebuah harapan…

Dengan Harapan :
Menjadi yang Terdepan ,
Harapan KIPI , Harapan PLTA ,Harapan Jembatan Bulan , Harapan ….Harapan …,?

Terimakasih sudah memberikan Kami Harapan …

Tarakan ,20 Juli 2020

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ruang Aspirasi

Sudah Setahun Lebih PLTS di Siandaw Kaltara Mati Total

Perumahan warga kampung Siandaw, desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

– Warga Berharap Dedy Sitorus Bantu Menjembatani Persoalan PLTS tersebut ke Kementerian ESDM RI

TANJUNG SELOR – Sudah hampir setahunan lebih warga RT 4 Kampung Siandaw Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada malam hari gelap gulita, lantaran Pembangkit Listrik Tenaga Surya disana dalam kondisi rusak parah.

“Saat ini kondisi capasitor PLTS sebanyak dua unit dalam kondisi terbakar sehingga lampu listriknya tak bisa menyala sebagaimana mestinya, ” kata Yans, salah satu warga kampung Siandaw kepada media ini melalui pesan masangger beberapa waktu lalu.

Akibat kerusakan pada capasitor, berdampak terhadap seluruh kabel aliran kerumah masyarakat lebih kurang 100 Kepala Keluarga (KK) juga ikut terbakar.

Alat Capasitor PLTS Kampung Siandaw yang terbakar.

Diketahui PLTS bantuan Kementerian ESDM kepada warga Kampung Siandaw, atas upaya dr Ari Yusnita semasa masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode lalu.

Sehingga warga yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan bisa merasakan suasana terang benderang pada malam hari nya. Namun sekarang akibat PLTS mengalami kerusakan suasana perkampungan itu kembali seperti sedia kala.

“Kami berharap bapak Ir Deddy Yevri Sitorus MA anggota DPR RI Dapil Kaltata mau menjembatani masalah kami kepada Kementerian ESDM supaya ada segera perbaikan kerusakan Capasitor dan kabel listrik keperumahan masyarakat, ” kata Yans.

Ketika masalah ini coba dikonfirmasi kepada Ir Dedy Yevri Hanteru Sitorus MA atau yang akrab disapa Deddy Sitorus mengatakan, baik akan dicoba untuk menghubungi pihak Kementerian ESDM.

“Sebaiknya masyatakat Siandaw menyurati kesaya, agar lebih jelas dan bisa langsung dikoordinasi kepada pihak kementerian terkait, ” pungkas Deddy Sitorus. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Ruang Aspirasi

Berbicara Kesuksesan Sektor Pertanian, Ini Kata Kosmas Kajan

Kosmas Kajan SS Mengunjungi Pasar Tradisional di Kecamatan Sekatak beberapa waktu yang lalu.

TANJUNG SELOR – Perjuangan Bersama adalah Kesempatan Bersama : Kaum Muda, Kaum Wanita, Para Pedagang Kecil ( Usaha Kecil ), Pengrajin Kecil, Pedagang Pasar, Petani & Nelayan Kecil. Bersama Projomas Kompak gerakan sektor ekonomi potensial produktif masyarakat.

Itulah gambaran jiwa seorang Kosmas Kajan SS yang ditumpahkan nya melalui akun Facebook pribadinya, beberapa waktu yang lalu.

Sebagai seorang yang hidup dan besar dilingkungan petani, wajar sosok Kosmas sapaan akrabnya selalu berinteraksi dengan para petani, nelayan, pengrajin lokal, maupun para pemudanya.

“Sektor pertanian adalah ibarat raksasa yang sefang tidur, bila saja dikelola dengan benar dan terarah maka bukan tidak mungkin membuat pengelolanya menjadi sukses, ” kata Kosmas Kajan suatu ketika saat berbincang dengan media ini.

Menurut nya, sektor pertanian satu-satunya yang mampu bertahan dan tidak terkena imbas dari resesi ekonomi yang melanda dunia pada tahun 1998 silam. Bahkan mampu mengangkat keterpurukan negara Thailand untuk segera keluar dari kemelut krisis moneter tersebut.

Untuk Kabupaten Bulungan, ungkap nya, pertanian merupakan sektor yang menjanjikan. Mengingat jengkal demi jengkal tanah yang ada cukup subur, tinggal bagaimana pengelolaan nya nanti.

H Djoko Susilo SH – Kosmas Kajan SS

“Kedepan kita harus punya unggulan yang memiliki nilai jual, dan berbasiskan kearifan lokal serta berwawasan nasional, ” ujarnya.

Artinya pembinaan terhadap petani nantinya tetap memakai pola adat atau tradisi setiap wilayah. Termasuk sistem perladangan juga harus dipertahankan, tak semua petani itu sama sistem kerjanya.

Misal bila petani dipesisir mengembangkan tanaman padi sawah dengan pengairan yang mantap. Sementara saudara kita yang bermukim didaerah dataran tinggi mereka mengembangkan padi gunung, ini juga harus dipertahan kan sebagai tradisi turun temurun.

Dengan demikian untuk menunjang nya, disetiap kecamatan yang ada di Bulungan petugas penyuluh lapangan diperkuat serta memperbanyak pelatihan kepada para petani. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Ruang Aspirasi

Mahasiswa Pertanyakan Kapan BLT Pemprov Kaltara Dicairkan

TARAKAN – Sejak permohonan diajukan lebih kurang tiga bulan silam ke Pemprov Kaltara, Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada kepada Mahasiswa asal kabupaten kota di Kalimantan Utara yang masih stay di Tarakan belum kunjung direalisasikan.

Perihal itu disampaikan oleh Muh Nur Arisan, Presiden Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) melalui pesan WhatsAPP keredaksi media ini beberapa waktu lalu.

Menurutnya, secara persaratan yang diberikan pihak Pemprov, berkas-berkasnya sudah dilengkapi para Mahasiswa. Mulai dari verifikasi kantor Catatan Sipil (Capil), verifikasi lokasi atau posisi Mahasiswa (tempat Study, red) dan berkas lainnya semuanya sudah dilampirkan dilengkapi sebagaimana mestinya.

“Tapi sampai hari ini belum juga ada kejelasan pasti kapan pencairan bantuan, ” tutur Muh Nur Arisan.

Pihaknya juga mengaku sudah menanyakan ke Biro Kesra, jawaban yang diterima masih dalam proses yaitu menunggu SK yang ditandatangani oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Utara.

“Seingat saya, seminggu setelah itu atau tepatnya pada Jumat, 26 Juni 2020 saya menanyakan lagi kapan bantuan tersebut bisa dicairkan, ” imbuhnya.

Karenanya pihaknya berharap, pihak Pemprov melaui organisasi perangkat darah (OPD) yang membidangi dana BLT kepada mahasiswa bisa segera dicairkan. Jangan sampai Covid – 19 sudah berlalu baru direalisasikan. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi