Connect with us

Berita Bulungan

Paret Ditutup, Warga Seputaran Jalan Mangga Tanjung Selor Resah

Published

on

Penimbunan paret dijalan Mangga Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, menyebabkan aliran air mampet dan membuat halaman rumah warga ada yang tergenang.

– Ada sekitar 20 titik paret dijalan Bulu Perindu menuju Meranti juga sengaja ditimbun

TANJUNG SELOR – Oknum warga yang sengaja menutup paret untuk memudahkan truk pengangkut tanah urugan kelahan persiapan bangunan mereka, punya andil cukup besar memperparah aliran air disejumlah selokan yang tersebar di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Sehingga mengakibatkan luapan air saat hujan menggenangi sebagian ruas jalan dan pemukiman warga lain nya.

Keresahan penutupan paret oleh oknum warga yang mengurug lahan rencana bangunan tersebut, disampaikan oleh warga RT 31 Kelurahan Tanjung Selor Ilir, Raden, yang mengeluhkan akibat penutupan paret menggunakan tanah urug tersebut berdampak tergenangnya pemukiman, hal itu bisa dilihat dijalan Mangga Tanjung Selor.

“Memang saya tinggal dijalan Benuang, tapi saluran paret yang ditutup di jalan mangga tersebut merupakan saluran atau aliran air dari pemukiman kami, ” kata Raden.

Selama kegiatan pemilik lahan, Raden, mengaku sudah tiga kali membuat saluran kecil pada paret yang diurug, namun karena menggunakan tenaga manual hasil nya juga tak maksimal.

“Saya berharap pemerintah segera turun tangan menertibkan paret yang ditimbun oleh oknum yang mengurug lahan bangunan nya, agar aliran air kembali normal saat musim hujan tiba, ” imbuhnya.

Mencermati paret yang sengaja ditimbun sebagai jalan truk untuk menguruk lahan bangunan tidak hanya terjadi dijalan Mangga Tanjung Selor.

Hal serupa juga bisa dilihat disepanjang jalan Bulu Perindu menuju jalan Meranti. Sedikitnya saat ini ada lebih kurang 20 lokasi timbunan tanah pada paret yang ada untuk kepentingan lewat nya truk yang melakukan kegiatan pengurugan lahan disana.

Padahal dengan tertutupnya aliran air pada sisi kiri dan kanan paret dijalan Bulu Perindu ini, akan mempercepat kerusakan jalan yang masih dalam kondisi agregat type c tersebut. *

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bulungan

Malam Hari, Kondisi Jembatan Jelarai Bulungan Masih Gelap Gulita

Published

on

Jembatan Jelarai belum memiliki lampu Penerangan Sehingga Malam Hari masih gelap gulita saat dilintasi.

TANJUNG SELOR – Para pengendara kendaran bermotor roda dua maupun roda empat, bila melintasi jembatan Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, terutama pada malam hari harus ekstra hati-hati, lantaran gelap gulita, karena belum ada satupun lampu penerangan yang terpasang disana.

Padahal selain untuk lintasan kendaraan bermotor, warga sekitar juga banyak yang berjalan kaki melintas dijembatan tersebut, walaupun pada malam hari.

Hasil pantauan media ini, Kamis, 13/5/2021 malam, saat melintas tak tampak adanya lampu yang menerangi jembatan itu. Padahal selama dibuka aktifitas kendaraan melintas disana nyaris padat selama 24 jam setiap harinya.

Melihat jembatan Jelarai yang gelap gulita pada malam hari itu, sangat berbanding lurus dengan 3 jembatan lain yang ada di Tanjung Selor, dimana selalu terang benderang pada malam hari nya.

Misalnya, jembatan Meranti, jembatan Sungai Terusan dan jembatan Kayan 1 yang menghubungkan Tanjung Palas dan Tanjung Selor. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Program Dedi Sitorus Berbagi Idul Fitri, Berlanjut di Bulungan

Published

on

Program Dedi Sitorus Berbagi.

TANJUNG SELOR – Program Dedy Yevry Hanteru Sitorus (Dedy Sitorus), anggota DPR RI Dapil Kaltara dari Fraksi PDI Perjuangan, berbagi bingkisan lebaran Idul Fitri 1442 H dilima kabupaten kota, terus berlanjut, misal nya, Rabu, 12/5/2021, atau H – 1 dilaksanakan lagi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Program berbagi Dedi Sitorus atau yang akrab disapa di Kalimantan Utara DS ini, dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bulungan, dari Fraksi PDIP.

Disela acara pembagian bingkisan, Alberthus SM Baya ST, anggota DPRD dari Fraksi PDIP, mengatakan, ini adalah sumbangan berupa bingkisan dari DS dalam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat khususnya para sopir angkot untuk menyambut lebaran Idul Fitri 1442 H.

“Dan ini lanjutnya, dilaksanakan di lima kabupaten kota di Kalimantan Utara, ” tegas Albert.

Sementara, Rosana Serang, anggota DPRD Kabupaten Bulungan dari PDIP menyebut, dengan program berbagi dari Dedi Sitorus untuk warga yang membutuhkan.

“Pak Dedi Sitorus juga berpesan, agar kita semua tetap mematuhi protokol kesehatan ditengah masih mewabahnya pandemi Covid – 19, ” ujar Rosana Serang.

Sedangkan Purani Jaui, DPRD Kabupaten Bulungan, dari PDIP juga memaparkan, semoga sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi yang menerimanya.

“Ini merupakan salah satu sumbangsih bang Dedi Sitorus kepada kita semua, ” tutup Purani Jaui. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Indahnya Eceng Gondok Sungai Selor Bulungan di Malam Hari

Published

on

Hamparan eceng gondok terlihat dari jembatan Meranti Bulungaj dimalam hari.

TANJUNG SELOR – Bila melintas di jembatan Meranti, Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, pada malam hari, tidak saja kita disuguhkan oleh puluhan lampu penerangan yang sangat terang benderang, namun juga bisa melihat keindahan hamparan eceng gondok yang nyaris menutupi permukaan sungai Selor yang ada disekitar jembatan tersebut.

Sejauh mata memandang, yang terlihat hanya hamparan eceng gondok yang menghijau. Sangat pas untuk melatih otot mata agar selalu sehat sepanjang masa.

Mencermati sejarah sungai Selor, saat masih bisa dilintasi oleh berbagai ukuran jenis perahu long boat, menurut para tetua sangat dibutuhkan warga dengan berbagai kepentingan nya.

Mulai dari bongkar muat barang, hingga tempat berenang ria saat air pasang tiba.

Tapi saat ini sejak terjadi pendangkalan sungai itu, perlahan tapi pasti tumbuhan air jenis eceng gondok terus tumbuh tai terkendali. Akibatnya seluruh permukaan sungai sudah nyaris tertutup dan rak bisa lagi dilintasi.

Demikian pula di Sungai Buaya, yang memang satu alur dengan sungai Selor tersebut. Tidak saja terjadi pendangkalan, namun hamparan eceng gondok juga mulai m nutupi permukaan sungainya. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi