Connect with us

Berita Bulungan

Pembangunan Infrastruktur di Bulungan Tetap mengacu Kemampuan Keuangan

Published

on

Jalan raya di Kecamatan Tanjung Palas yang kondisinya masih harus diperlebar menajdi jalan raya dua jalur.

– Tanjung Palas sudah layak dibangun jalan raya dua jalur dan taman disepanjang tepian sungai

TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di 10 kecamatan akan menjadi fokus perhatian pemerintahan, Bupati Bulungan terpilih Syarwani S Pd M Si dan Ingkong Ala, tak teekecuali di Kecamatan Tanjung Palas sebagai cikal bakal pemindahan ibukota Kabupaten Bulungan bila DOB Kota Tanjung Seler terbentuk.

“Soal pembangunan infrastruktur akan menjadi perhatian, tentunya tetap mengacu kepada kemampuan keuangan yang ada, ” ujar Syarwani, Bupati Bulungan terpilih kepada media ini beberapa waktu yang lalu.

Artinya kata dia tidak mungkin pada satu tahun anggaran pelaksanaan pembangunan hanya pada satu titik kecamatan saja, tentu pada pelaksanaan nya juga butuh sinergitas dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Diketahui, saat ini kondisi infrastruktur kemasyarakatan di Tanjung Palas masih belum maksimal, sebagai calon ibukota tentu ruas jalan raya yang ada seyogyanya diperlebar menjadi dua jalur, agar nantinya kendaraan dari arah yang berlawanan bisa aman berpapasan saat melintas.

Draenase kotanya juga sangat belum maksimal, bahkan dibeberapa bagian sudah ada yang tertutup akibat sedimentasi lumpur yang hanyut pada musim hujan.

Tepian sungai nya juga masih semrawut belum tertata dengan baik, bahkan dibeberapa tempat masih menjadi ajang kegiatan oknum warga dengan berbagai kepentingan nya. Padahal bila ditata dengan baik tepian sungai tersebut akan tampak indah sebagaimana taman disepanjang tepian kota Tanjung Selor.

Kebutuhan akan hadirnya dermaga pengumpan di Tanjung Palas juga mendesak dibangun oleh pemerintah. Agar memudahkan masyarakat yang ingin berpergian ke kota Tarakan, khususnya masyarakat yang menggunakan transportasi speed boat cepat. *

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bulungan

Warga Desak Revitalisasi Sungai Selor di Bulungan Kaltara

Published

on

Simon Unya Ketua RT 8 Kelurahan Tanjung Selor Hulu Kabupaten Bulungan.

TANJUNG SELOR – Persoalan Sedimentasi sungai Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, kian mengemuka ditengah masyarakat yang menginginkan segera ada tindakan revitalisasi dari pemerintah. Agar sungai tersebut kembali kepada fungsi semula, baik sebagai sarana aktifitas masyarakat maupun fungsinya sebagai pengendali banjir.

Menurut Simon Unya, Ketua RT 8 Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan kepada media ini, Rabu, 5/3/2021 menceritakan, sejak terjadinya pendangkalan besar-besaran di Sungai Selor dan Sungai Buaya ada terbersit kerinduan terhadap berbagai aktifitas masyarakat tempo doelu.

Dimana keberadaan sungai Selor waktu itu menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Khususnya masyarakat nelayan dan petani yang banyak bermukim di bantaran sungai tersebut.

“Sewaktu saya masih kecil sungai Selor kami jadikan tempat berenang, tapi saat ini hal tersebut sudah tidak bisa lagi dilakukan akibat seluruh permukaan sungai sudah tumbuh eceng gondok yang kian meluas, ” kenang Simon Unya.

Olen sebab itu ia berharap ada kepedulian pemerintah untuk melakukan revitalisasi. Agar fungsi sungai bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat dengan berbagai kepentingan nya. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Bupati Janji Perhatikan Perkembangan Akademi Komunitas Negeri Bulungan

Published

on

Syarwani S Pd M Si Bupati Kabupaten Bulungan.

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Syarwani S Pd M Si, tetap fokus memperhatikan dunia pendidikan, termasuk perkembangan Akademi Komunitas Negeri Bulungan (AKNB) di Tanjung Palas.

Hal itu disampaikan Bupati saat diwawancarai media ini, menjelang beberapa pelantikan nya di Tanjung Selor oleh Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum, belum lama ini.

“Sayang juga kalau lembaga pendidikan seperti AKNB di Tanjung Palas tidak dimanfaat kan secara maksimal, ” terang Bupati Syarwani.

Menurutnya, ia tau persis bagaimana pembentukan AKNB itu, itu lah yang menjadi dasar komitmen Pemda bagaimana menghadirkan lembaga-lembaga pendidikan formal khususnya pendidikan formal dalam rangka untuk kapasitas peningkatan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Bulungan.

Terlepas dari beberapa kekurangan yang ada di Akademi Komunitas Negeri Bulungan tersebut. Dan pasti akan menjadj perhatian pemerintah, dimana harapan lain nya setelah status AKNB sudah dinegerikan tentu kewenangan untuk mengelola perguruan tinggi tidak berada ditangan pemerintah daerah.

Melain kan berada ditangan kelembagaan pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan.

“Inilah yang perlu kita sinkronkan kembali supaya terkait dengan kondisi AKNB menjadi bahan evaluasi kedepan supaya bisa diambil langkah-langkah perbaikan kedepan, ” kata Bupati Syarwani. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Warga Salimbatu : Bapak Bupati Bulungan Tolong Perbaiki Jalan Kami

Published

on

Marali, Tokoh Masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR – Dengan telah dilantiknya Bupati Bulungan, Syarwani S Pd M Si dan Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala SE, oleh Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum, beberapa waktu lalu, warga Kecamatan Tanjung Palas Tengah, menggantungkan harapan mereka agar ruas jalan dari Desa Salimbatu menuju Tanjung Palas segera diperbaiki dan ditingkatkan dengan konstruksi aspal hotmiks dan konstruksi beton (Rigid).

“Saat ini kondisi ruas jalan dari Salimbatu menuju Tanjung Palas sudah dalam kondisi rusak, sangat tak nyaman lagi untuk dilintasi, ” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, kepada media ini, Rabu.
3/3/2021.

Terutama bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua, khususnya kaum perempuan. Dimana pada lubang jalan yang tergenang dan cukup dalam bisa saja membuat pengendara nya jatuh.

Selain ruas jalan, jembatan penghubung sungai urang juga mendesak dibangun secara permanen. Mengingat saat ini jembatan tersebut masih menggunakan kayu Ulin, yang juga lantainya sudah banyak yang terlepas dari tempatnya semula dipasang.

“Harapan kami minimal pada tahun anggaran 2022 mendatang jalan Salimbatu – Tanjung Palas sudah bisa mulai dibangun, ” ujar Marali.

Kalau aksesbilitas sudah terbuka dan jalan nya nyaman untuk dilintasi, tentu secara langsung akan berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Mereka dengan mudah memasarkan hasil pertanian dan perikanan kesejumlah pasar yang ada di Tanjung Selor. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi