Connect with us

Berita Nunukan

September, Dijadwalkan KORMI Nunukan di Lantik

Published

on

Andi M Akbar Ketua Umum KORMI Nunukan.

NUNUKAN-Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dipastikan segera terbentuk dan dikukuhkan di Nunukan, 18 September mendatang. Mitra baru Pemkab Nunukan di bidang olahraga ini, bakal dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum KORMI Kaltara, Dr Yansen TP MSI. Kepastian ini disampikan Asnawi, Ketua Panitia Pelantikan KORMI Nunukan.

“Sesuai informasi resmi yang kami terima melalui KORMI Kaltara, sedianya Wakil Gubernur Kaltara Dr Yansen TP MSI yang akan melantik di tanggal 18 September ini,” ungkap Asnawi.

Dia menjelaskan, agenda ini rencananya turut dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltara Drs Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum.

Asnawi memastikan, seluruh persiapan telah dimatangkan panitia pelaksana.

“Tentu prosesi pelantikan akan dilaksanakan dengan penerapan standar protokol kesehatan ketat. Lokasi pelantikan rencananya bertempat di ruang serba guna Lantai V Kantor Bupati Nunukan,” imbuh Asnawi.

KORMI Nunukan bakal dinahkodai HbAndi M Akbar Mb Djuarzah SEb MM.

Pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, bakal memimpin KORMI Nunukan dengan masa bakti 2021-2025.

Terpilihnya Andi M Akbar sebagai pimpinan KORMI tidak begitu mengejutkan. Sebab, politisi Partai Hanura ini sudah sejak lama berkecimpung di bidang olahraga. Saat ini, dirinya turut berstatus sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kaltara.

“KORMI merupakan energi baru dalam menjaga dan melestarikan olahraga rekreasi maupun tradisional. Tentu tugas ini tidak mudah. Tapi saya yakin, sinergi dengan seluruh jajaran KORMI Nunukan akan membuat tugas ini lebih ringan,” singkatnya memberi keterangan.

Terpisah, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM Phd mengatakan, dengan segera terbentuknya KORMI Nunukan, Pemkab berharap olahraga tradisional di perbatasan mendapat perhatian yang lebih ekstra.

“Olahraga tradisional merupakan bagian dari budaya masyarakat kita. KORMI harus benar-benar berperan mengembangkan dan melestarikan olahraga ini di perbatasan,” tegas bupati.

Menjelang hari pelantikan, KORMI Nunukan sedianya telah menggelar even Nunukan Mobile Competition Season I. Even ini menjadi gerak pertama KORMI dalam mendorong olahraga digital berbasis game mobile di Nunukan. Total ada 16 tim yang berpartisipsi dalam even ini.

Kabarnya, dua tim terbaik dalam turnamen tersebut, diberikan privilage khusus oleh Indonesia E-Sport Association (Kaltara) sebagai peserta seleksi, guna menghadapi persiapan Festival Olahraga Nasional Ke-VI di Palembang tahun 2022 mendatang.

Sumber : hms-kormi
Editor    : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nunukan

DPRD Nunukan Apresiasi RPJMD Tahun 2021 – 2026 Yang Disampaikan Pemkab

Published

on

Hj Rahma Leppa Hafid Ketua DPRD Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

NUNUKAN – Ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa Hafid, menyambut baik Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026 yang telah disampaikan oleh Pemerintah beberapa waktu lalu.

“Semoga semua kegiatan yang sudah diprogramkan melalui RPJMD tersebut bisa dilaksanakan sesuai tahapan, “ kata Hj Rahma Leppa Hafid, kemarin.

Menurutnya, karena masih dalam tahap perencanaan yang baru disampaikan oleh pemerintah kedewan, pihak DPRD juga wajib untuk mempelajari serta mengevaluasi sekaligus mempelajari dan melakukan pengawasan apabila tahapan program sudah dilaksanakan.

“Sesuai fungsi dewan adalah pengawasan maka hal itu harus dilaksanakan, agar program yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat bisa segera terwujud, “ ujarnya.

Ia juga menegaskan, guna menyelaraskan program pemerintah, pihak dewan sebagai mitra sejajar juga harus mensinkronkan dengan aspirasi yang sudah disampaikan oleh warga saat berlangsung nya setiap agenda reses.

Yang tentunya pula harus selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, supaya program yang sudah direncanakan sebelumnya dapat terealisasi dengan cepat, yang pada giliranya akan tercipta kesejahteraan yang berkeadilan untuk seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Nunukan.

“Secapatnya kita akan membentuk tim kerja RPJMD ini, yang sudah mulai berkerja sesuai bidang nya masing-masing, “ tutup Hj Rahma Leppa.

Dalam sambutannya saat penyampaian nota Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026, diruang rapat dewan, H Hanafiah Wakil Bupati Nunukan, memaparkan, bahwa saat ini pemerintah masih berada dalam tahap kedua yaitu dalam tahap penyusunan rancangan. Selanjutnya akan melaksanakan konsultasi public  untuk menerima masukan untuk penuyempurnaan.

“Forum ini akan kita laksanakan pada tanggal 26 Agustus 2021, selanjutnya sesuai Permendagri maka kepala daerah mengajukan rancangan awal RPJMD kepada DPRD untuk dibahas dan selanjutnya memperoleh kesepakatan bersama, “ ungkap H Hanafiah.

Sesuai visi Kabupaten Nunukan tahun 2021 – 2026, yaitu mewujudkan Nunukan yang aman,maju, adil dan sejahtera. Seelanjutnya dijabarkan dengan 6 misi, diantaranya meningkatkan sumberdaya manusia yang berdaya saing, meningkatkan infrastruktur untuk pemenuhan pelayanan dasar dan mendukung pemenuhan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis sumberdaya local, mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik melalui pelaksanaan agenda reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, dan mewujudkan tatanan berkehidupan masyarakat yang aman, tertib dan tenteram.

“Kita juga terus meningkatkan program pembangunan daerah yang berhubungan langsung dengan upaya pencapaian minimal. Seperti bidang Pendidikan, Kesehatan, sarana air bersih, sanitasi ketentraman dan ketertiban umum serta sosial menjadi muatan utama rancangan awal RPJMD.

“Melalui peningkatan mutu Pendidikan akan menjadi bagian utama dari upaya meningkatkan indesk pembangunan manusia, demikian pula program Kesehatan perorangan dan upaya Kesehatan masyarakat, “ kata H Hanafiah.

Selanjutnya dibidang ekonomi melalui pengembangan sumberdaya local yang berkelanjutan pada sector pertanian, perikanan, UMKM dan Pariwisata nantinya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

H Hanafiah juga meminta kepad pihak DPRD dapat segera menjadwalkan pembahasan bersama untuk memperoleh kesepakatan bersama, yang dirumuskan dalam nota kesepakatan sebagai bahan penyempurnaan Rancangan awal RPJMD Kabupaten Nunukan tahun 2021 – 2026. *

Sumber  : Humas DPRD.

Editor     : Sahri,

 

 

Continue Reading

Nunukan

Lebih Dekat Dengan Hj Rahma Lepppa Hafid Ketua DPRD Nunukan

Published

on

Hj Rahma Leppa Hafid Ketua DPRD Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Lahir pada 29 Maret 1954 Hj. Rahma Leppa Hafid dibesarkan dengan keadaan keluarga yang sederhana, dari Sulawesi Selatan, Tarakan hingga sampai ke Kabupaten Nunukan.

Kisah hidup yang penuh perjuangan. akhirnya mengantar sosok Wanita tangguh ini  sukses mendampingi sang suami, yakni awal mulai dari berbisnis hingga sukses menjadi Bupati Nunukan dua periode yaitu masa bakti tahun 2001 – 2006 periode pertama dan  2006 – 2011 periode kedua.

Kisah Cinta

“Dari awal saya sebelum kawin dengan pak haji, tahun 1969 saya masih gadis dan bersekolah di Tarakan, bertemu dengan pak haji di Tarakan dirumah keluarga, kami bertemu tidak sengaja, saya juga tidak menyangka kami ini keluarga, saya waktu itu masih SMP dan saya jatuh cinta dengan pak haji, sosoknya bersahaja dan berkharisma, beliau juga dulu sempat berkuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) namun tidak selesai karena biaya. Tepat pada tahun 1970 saya menikah dengan beliau, “ kenang Hj Rahma Leppa

Dari perkawinan tersebut, lahir lah anak-anak, sebagai buah hati  (4 bersaudara),

  1. H. Asri Hafid (Laki-Laki)
  2. Hj. Asni Hafid Anggota DPD RI dapil Kaltara (Perempuan)
  3. Hj. Asmawati Hafid (Perempuan)
  4. Laura (Hj. Asmin Laura Hafid) Bupati Nunukan.

Rekam jejak politik Hj.Leppa Hafid

“Selama mendampingi pak haji hafid 10 tahun menjadi bupati Nunukan saya setia dan mendukung langkah-langkah beliau. Keinginan terjun ke Politik setelah ada dorongan dari suami dan kedua ingin memberikan contoh pada generasi Muda harus punya mental dan nyali untuk membangun Nunukan dan bukan karena faktor Usia atau pendidikan semata, siapapun berhak untuk maju ke politik. Saya memang lulusan sekolah hanya paket

C tapi itu bukan halangan untuk membangun Nunukan” Katanya.

Darah politik H.Abdul Hafid Ahmad (Mantan Bupati Nunukan 2 Periode) terus mengalir ke istri, anak, cucu hingga menantu. Piawai di dunia politik yang menjadi kunci keberhasilan.

Hj.Leppa Hafid, sebelumnya telah duduk di DPRD Nunukan Periode 2014-2019 dan sekarang beliau Lewat kendaraan yang sama yakni Partai Hanura dengan perolehan 7 kursi di DPRD Nunukan. Terrpilih lagi untik kedua kalinya menjadi Anggota DPRD dan di tunjuk sebagai Ketua DPRD Nunukan Periode masa bakti 2019-2024.

“Jujur saya tidak pernah kepikiran bisa sejauh ini. Saya juga tidak menduga kenapa bisa saya berhasil mengikuti jejak politik bapak (H.Abud Hafid Ahmad, mungkin karena kehendak Nurani rakyat yang telah kita tanamkan dihati masyarakat selama ini, kalau kita baik pasa sesama inshaallah Tuhan membalas kebaikan kita dengan caranya sendiri, ”ungkapnya

Harapan saya “sekolah bukan halangan untuk membangun Daerah, percuma sekolah tinggi-tinggi tapi tidak ada keinginan berkontribusi untuk daerah.”tutup Hj Leppa. *

  • Redaksi dari berbagai sumber.

 

Continue Reading

Nunukan

Tim Pansus DPRD Minta Pemkab Nunukan Lakukan Investigasi ke PT BHP

Published

on

Rapat kerja antara tim pansus DPRD Nunukan denga Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, terkait polemik antara masyarakat 6 desa kelompo Patal demgan PT BHP

NUNUKAN – Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Nunukan, merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten segera mencari solusi terkait polemik masyarakat 6 desa Kelompok Patal, kecamatan Lumbis dengan PT Bulungan Hijau Perkasa (BHP).

Diketahui, polemik tersebut terjadi akibat belum kunjung diserahkan nya kebun Plasma hak masyarakat oleh perusahaan, padahal sudah diatur dalam undang-undang, bahwa 20 persen dari luas HGU pihak PT BHP wajib membangun kebun plasma kepada warga sekitar.

“Kami merekomendasikan kepada pemerintah, kalau bisa secepatnya turun kelapangan melakukan investigasi guna memastikan kondisi masyarakat, ” kata Ketua Tim Pansus, Lewi, 8/9/2021 kemarin.

Muncul nya wacana rekomendasi itu, setelah tim Pansus melakukan pendalaman terhadap persoalan antara PT BHP dengan kelompok masyarakat 6 desa Patal. Lantaran sudah lebih kurang 14 tahunan kebun plasma sebagai hak masyarakat belum juga kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan.

Menanggapi permasalahan yang disampaikan oleh tim Pansus DPRD, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengakui bahwa selama ini OPD nya lemah dalam pengawasan.

“Secepatnya kami akan perbaiki, untuk mengurai persoalan terkait polemik antara masyarakat 6 desa Kelompok Patal dengan manajemen PT BHP, ” tegas Masniadi.

Masniadi memaparkan, sesuai SK Bupati Nunukan yang terbit tahun 2009, ada 1.500 H kebun Plasma yang sudah dikerjakan oleh PT BHP, untuk warga 6 desa Kelompok Patal tersebut. Yakni Desa Patal 1, Desa Patal 2, Desa Lontong, Pulubulawan, Desa Taluan dan Desa Podong.

“Kami akui belum pernah melihat langsung lokasi kebun Plasma itu. Termasuk sistem perjanjian seperti apa, dan apakah dinaungi oleh Koperasi, ” ujarnya.

Menurut Masniadi, untuk membangun kebun Plasma tidak lah mudah, melainkan harus ada perusahaan yang menjamin.

“Nah untuk kebun Plasma ini penjamin nya adalah perusahaan Apalis namanya, ” kata Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Nunukan, Masniadi.

Karenanya semua persoalan juga harus dilihat secara utuh, apakah koperasi dimaksud masih terkait dengan perusahaan sampai kebun selesai dibangun.

Masniadi juga menyebut, persoalan Plasma tidak hanya antara masyarakat 6 desa Kelompok Patal, Kecamatan Lumbis saja, melainkan ada 21 perusahaan lain yang bermasalah soal kebun Plasma. *

Sumber  : Humas DPRD.
Editor     : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi