Connect with us

Ruang Aspirasi

Sudah Setahun Lebih PLTS di Siandaw Kaltara Mati Total

Perumahan warga kampung Siandaw, desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

– Warga Berharap Dedy Sitorus Bantu Menjembatani Persoalan PLTS tersebut ke Kementerian ESDM RI

TANJUNG SELOR – Sudah hampir setahunan lebih warga RT 4 Kampung Siandaw Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada malam hari gelap gulita, lantaran Pembangkit Listrik Tenaga Surya disana dalam kondisi rusak parah.

“Saat ini kondisi capasitor PLTS sebanyak dua unit dalam kondisi terbakar sehingga lampu listriknya tak bisa menyala sebagaimana mestinya, ” kata Yans, salah satu warga kampung Siandaw kepada media ini melalui pesan masangger beberapa waktu lalu.

Akibat kerusakan pada capasitor, berdampak terhadap seluruh kabel aliran kerumah masyarakat lebih kurang 100 Kepala Keluarga (KK) juga ikut terbakar.

Alat Capasitor PLTS Kampung Siandaw yang terbakar.

Diketahui PLTS bantuan Kementerian ESDM kepada warga Kampung Siandaw, atas upaya dr Ari Yusnita semasa masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode lalu.

Sehingga warga yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan bisa merasakan suasana terang benderang pada malam hari nya. Namun sekarang akibat PLTS mengalami kerusakan suasana perkampungan itu kembali seperti sedia kala.

“Kami berharap bapak Ir Deddy Yevri Sitorus MA anggota DPR RI Dapil Kaltata mau menjembatani masalah kami kepada Kementerian ESDM supaya ada segera perbaikan kerusakan Capasitor dan kabel listrik keperumahan masyarakat, ” kata Yans.

Ketika masalah ini coba dikonfirmasi kepada Ir Dedy Yevri Hanteru Sitorus MA atau yang akrab disapa Deddy Sitorus mengatakan, baik akan dicoba untuk menghubungi pihak Kementerian ESDM.

“Sebaiknya masyatakat Siandaw menyurati kesaya, agar lebih jelas dan bisa langsung dikoordinasi kepada pihak kementerian terkait, ” pungkas Deddy Sitorus. *

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ruang Aspirasi

Udin Hianggio Dinantikan Masyarakat Untuk Maju di Pilgub Kaltara

H Udin Hianggio Saat Menghadiri Undangan PDIP Beberapa Waktu Lalu.

TANJUNG SELOR – Bakal Calon Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) H. Udin Hianggio, sangat dinantikan banyak masyarakat, serta berharap ia bisa mendapat dukungan dari Partai besar seperti PDIP.

Selain PDIP, Kabarnya Udin Hinggio yang digadang-gadang. akan berpasangan dengan mantan Kapolda Kaltara Irjend Pol Indrajith ini dapat mengantongi SK Partai Hanura 5 kursi serta bisa segera menggelar deklarasi bila PDIP sudah memastikan SK nya, Sehingga dipastikan, pasangan ini akan melaju pada tahapan Pilkada selanjutnya, yakni mendaftar di KPU Kaltara.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPD Partai Hanura Kaltara, Mursalim Kahar membenarkan pilihan dukungan Hanura jatuh kepada H Udin Hianggio. Hasil

“Keputusan Ketua Umum Oesman Sapta maka SK Hanura menjatuhkan pilihannya kepada salah satu bakal pasangan calon yakni H. Udin Hianggio dan Drs Indrajit, ” ujarnya.

Diketahui, H Udin Hianggio adalah kader Partai Hanura Kaltara dengan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Kaltara. Bahkan, Tim Pilkada Hanura Kaltara juga mulai mempersiapkan strategi pemenangan untuk pasangan Udin-Indrajit dengan PDIP.

Sementara, Sekretaris DPD PDIP Kaltara Norhayati Andris mengatakan pengumuman dilakukan secara resmi akan disampaikan pada saat deklarasi yang rencananya pada bulan Agustus 2020. Namun, saat PDIP sudah memutuskan mendukung paslon Pilgub Kaltara maka akan bekerja fokus memenangkan paslon tersebut.

“Tunggu tanggal mainnya, kita pasti akan umumkan pengusungan partai kita ke salah satu Paslon, jangan dulu saya berkomentar. Namun pada intinya kami menunggu saat yang tepat,” ucapnya. *

Editor : Sahri.

Berita ini pernah tayang di Newstara.com.

Continue Reading

Ruang Aspirasi

Projomas “Membangun Desa Menata Kota”

Mulyadi Lalo SKM.

Oleh : Mulyadi SKM.

Berbicara Konsep pasangan Projomas (Djoko Susilo SH – Kosmas Kajan SS) pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bulungan periode masa bakti 2021 – 2024, “MEMBANGUN DESA MENATA KOTA”, selain terarah juga cocok untuk wilayah Kabupaten Bulungan yang terdiri dari wilayah pesisir (Kota) dan wilayah pedalaman (desa/kampung).

Visi itu juga tak secara langsung nantinya terkoneksi dengan program Nawacita program nya Presiden Republik Indonesia Jokowidodo.

Kenapa pembangunan didesa selama kurun waktu 75 tahun Indonesia Merdeka sedikit melambat, karena selama ini para kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagian besar hanya memfokuskan pembangunan diwilayah pesisir atau perkotaan dengan pertimbangan lebih mudah dan murah.

Wajar apa bila ditinjau dari segi penguatan ekonomi dan sosial budaya kerap terjadi ketimpangan. Maka solusi melalui visi membangun desa menata kota bila nantinya dijalankan dengan sungguh akan terjadi penguatan ekonomi dan sosial budaya yang terpadu antara wilayah pedalaman dan perkotaan di Kabupaten Bulungan secara merata dan tertata baik secara administrasi maupun fakta dilapangan.

Kenapa harus ada keterpaduan, karena sistem ekonomi antara wilayah pedalaman dan pesisir jauh berbeda tapi memiliki azas dan motif yang sama, bila dikota kita selalu meggunakan mata uang, namun diwilayah Pedalaman masih bisa dengan sistem barter atau menyesuaikan kondisi dan kebutuhan setiap wilayah.

Untuk memperkuat simpul ekonomi tidak hanya melalui bantuan permodalan, pembangunan akses jalan penghubung antar desa menuju ibukota kecamatan selanjutnya menuju ibukota kabupaten juga harua dipercepat, guna memudahkan mobilisasi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perikanan yang dikelolanya.

Selain itu, percepatan SDM juga harus menjadi prioritas. Sektor kesehatan yang maksimal dan ketersediaan kebutuhan vital masyarakat seperti air bersih, listrik maupun sistem sanitasi lingkungan yang bersih. *

Editor : Nina AF.

Continue Reading

Ruang Aspirasi

Berbicara Kesuksesan Sektor Pertanian, Ini Kata Kosmas Kajan

Kosmas Kajan SS Mengunjungi Pasar Tradisional di Kecamatan Sekatak beberapa waktu yang lalu.

TANJUNG SELOR – Perjuangan Bersama adalah Kesempatan Bersama : Kaum Muda, Kaum Wanita, Para Pedagang Kecil ( Usaha Kecil ), Pengrajin Kecil, Pedagang Pasar, Petani & Nelayan Kecil. Bersama Projomas Kompak gerakan sektor ekonomi potensial produktif masyarakat.

Itulah gambaran jiwa seorang Kosmas Kajan SS yang ditumpahkan nya melalui akun Facebook pribadinya, beberapa waktu yang lalu.

Sebagai seorang yang hidup dan besar dilingkungan petani, wajar sosok Kosmas sapaan akrabnya selalu berinteraksi dengan para petani, nelayan, pengrajin lokal, maupun para pemudanya.

“Sektor pertanian adalah ibarat raksasa yang sefang tidur, bila saja dikelola dengan benar dan terarah maka bukan tidak mungkin membuat pengelolanya menjadi sukses, ” kata Kosmas Kajan suatu ketika saat berbincang dengan media ini.

Menurut nya, sektor pertanian satu-satunya yang mampu bertahan dan tidak terkena imbas dari resesi ekonomi yang melanda dunia pada tahun 1998 silam. Bahkan mampu mengangkat keterpurukan negara Thailand untuk segera keluar dari kemelut krisis moneter tersebut.

Untuk Kabupaten Bulungan, ungkap nya, pertanian merupakan sektor yang menjanjikan. Mengingat jengkal demi jengkal tanah yang ada cukup subur, tinggal bagaimana pengelolaan nya nanti.

H Djoko Susilo SH – Kosmas Kajan SS

“Kedepan kita harus punya unggulan yang memiliki nilai jual, dan berbasiskan kearifan lokal serta berwawasan nasional, ” ujarnya.

Artinya pembinaan terhadap petani nantinya tetap memakai pola adat atau tradisi setiap wilayah. Termasuk sistem perladangan juga harus dipertahankan, tak semua petani itu sama sistem kerjanya.

Misal bila petani dipesisir mengembangkan tanaman padi sawah dengan pengairan yang mantap. Sementara saudara kita yang bermukim didaerah dataran tinggi mereka mengembangkan padi gunung, ini juga harus dipertahan kan sebagai tradisi turun temurun.

Dengan demikian untuk menunjang nya, disetiap kecamatan yang ada di Bulungan petugas penyuluh lapangan diperkuat serta memperbanyak pelatihan kepada para petani. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi