Connect with us

Berita Kaltara

TGUPP Bidang Hukum Dan Regulasi Mulai Tangani Persoalan Lahan KBM Tanjung Selor

Published

on

Mukhlis Ramlan SE SH, TGUPP Bidang Hukum Dan Regulasi Pemprov Kaltara.

TANJUNG SELOR – Usai dilantik oleh Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum, Tim Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Bidang Hukum Dan Regulasi, Mukhlis Ramlan SE SH, langsung berkerja, khususnya menyangkut penyelesaian berbagai persoalan hukum dan regulasi di Provinsi ke 34 di Indonesia itu.

“Masuk didalamnya segala bidang yang kemarin terjadi seperti keterlambatan dan kesalahan, maka tugas kita sekarang memperbaiki itu, ” kata Mukhlis Ramlan, kepada media ini, Kamis, 10/6/2021.

Serta memberikan segala macam referensi dalil hukum yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terus mendorong apapun kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, menyempurnakan visi misi, sehingga semua berjalan sesuai dengan aturan dan harapan seluruh rakyat Kaltara.

Sehingga keberadaan TGUPP, jadi bernilai dan bermanfaat bagi Pemprov Kaltara, terlebih bagi masyarakat secara umum.

Untuk jangka pendek, Mukhlis mengatakan, adalah menyelesaikan persoalan yang ada di Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor. Khususnya terkait persoalan tumpang tindih lahan disana, serta hal yang sebelum nya disampaikan kepada istana maupun kementerian terkait.

Dimana kondisi lahan yang dinyatakan bagus, ternyata tidak bagus dan bermasalah.

“Kemudian soal perbatasan, sertifikasi tambak, maupun diinternal pemerintahan sendiri perlu penanganan serius sehingga apa yang terjadi beberapa kali persoalan hukum bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat, ” ujarnya.

Untuk program jangka menengah dan jangka panjang, Mukhlis Ramlan menambahkan, tentu harus mensinergiskan apa yang menjadi kebijakan di Pemprov dan kewenangan di TGUPP.

Tentunya harus sejalan dan tidak boleh lepas dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Dan ini harus berjalan, dimana rakyat diharapkan memberikan masukan, saran dan informasi kepada TGUPP.

Yang akhirnya jalinan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah tak boleh terputus.Misal nya masalah yang terjadi dipublik harus pula ditangani secara cepat. *

Reporter : Sahri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bulungan

Bupati Bulungan Apresiasi Usulan Warga Desa Sajau Pura

Published

on

Bupati Bulungan Syarwani S Pd M Si, menerima kunjungan warga Desa Sajau Pura Kecamatan Tanjung Palas Timur dirumah, 18/6/2021.

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani S Pd M Si, terus memperkuat ketahanan pangan. Hal itu disampaikan nya saat menerima aspirasi yang disampaikan oleh warga Desa Sajau Pura, Kecamatan Tanjung Palas Timur dirumah jabatan nya, belum lama ini.

Diantara usulan yang disampaikan warga, terkait permintaan percetakan sawah, perluasan tanaman jahe putih.

“Saya setuju usulan warga ini, tentunya akan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang ada, ” kata Bupati Syarwani disela menjawab usulan warga tersebut.

Termasuk untuk menambah personil tenaga kesehatan yang ditempatkan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sajau Pura.

“Saya juga berharap keberadaan hutan adat seluas lebih kurang 300 H dilestarikan. Dan siap meneruskan usulan dibidang kehutajan kepada Pemprov Kaltara sesuai kewenangan nya, ” tambah Syarwani. *

Sumber : Diskominfo.
Editor    : Sahri.

Continue Reading

Kaltara

Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Akan Bersurat ke Presiden

Published

on

Drs Datu Buyung Perkasa M Pd Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.

– Minta Pembangunan di KBM Tanjung Selor berlanjut dan tidak dipindahkan kelokasi lain

TANJUNG SELOR – Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, meminta rencana pembangunan infrastruktur di lokasi Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, dilanjutkan sesuai rencana semula, yang mengacu kepada Inpres nomor 9 Tahun 2018.

“Dalam hal ini, saya akan bersurat ke Presiden Republik Indonesia, agar pembangunan di KBM terus dilanjutkan, ” kata Drs Datu Buyung Perkasa M Pd, kepada media ini, Sabtu, 19/6/2021.

Alasan, nantinya tidak mungkin ada lagi instruksi presiden yang kedua terbit. Artinya apabila ada kajian baru lagi untuk mencari lokasi lain, tentu memakan waktu yang cukup lama.

“Untuk itu, siapa lagi yang harus mematuhi instruksi bapak Presiden kalau tidak kita, ” imbuhnya.

Menurutnya, kalau cuma alasan sebagian daerah KBM rawa serapan, bukan menjadi alasan untuk menunda atau memindahkan lokasi pembangunan.

Mengingat sebelum nya di KBM sudah ada kajian para ahli. Konstruksi bangunan model bagaimana yang layak dibangun disana.

Kalau berbicara soal bentuk lahan, kurang apa dilaut Jakarta yang diurug, misalnya saat ini, ada pulau A, B dan C. Yang mana diareal reklamasi tersebut sudah ada bangunan yang bertingkat.

“Contoh paling dekat lagi adalah areal perkantoran di Kabupaten Malinau sekarang, toh areal rawa dimaksud sudah bisa dibangun dengan baik, ” imbuhnya.

Karena nya, Lembaga Adat Kesultanan Bulungan, meminta dengan sangat kepada Gubernur Kaltara untuk terus melanjutkan pembangunan di KBM Tanjung Selor.

“Kami sayang dan cinta kepada bapak Gubernur Kaltara, Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M Hum, karenanya agar Inpres tentang KBM dilanjutkan, ” ungkap Datu Buyung.

“Semoga saran ini semuanya bisa diterima dengan lapang dada, ” ucap Datu.

Ia juga menambahkan, minggu depan paling lambat surat ke Presiden akan dilayangkan. Yang intinya jangan sampai lokasi KBM dipindah lagi, apalagi saat ini anggaran sudah banyak terserap disana.

“Kun payakun, kalau sudah ditetapkan, maka tak bisa lagi dirubah tanpa ada alasan dan kajian yang jelas, ” tutup Datu Buyung Perkasa. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Bulungan

Ketahanan Pangan, Kodim 0903 Bulungan Bersinergi Dengan Pemkab

Published

on

TANJUNG SELOR – Bersinergi dengan program Pemkab Bulungan, sesuai himbperkarangan Syarwani S Pd M Si, agar masyarakat memanfaatkan lahan perkarangan dan berhemat ditengah masih mewabahnya Pandemi Covid – 19.

Menyikapi, Kasdim 0903 / Bl, Letkol INF Agus Sulistiyo S Sos M Si, menyatakan program tersebut, perlu diperluas dengan cara melibatkan seluruh stack holder. Khususnya untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pemanfaatan lahan perkarangan untuk bercocok tanam, seperti sayuran dan umbi-umbian.

“Untuk program ini melalui aparat teritorial, seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa), sudah melaksanakan nya dengan memanfaatkan lahan perkarangan bercocok tanam, ” kata Letkol INF Agus Sulistiyo.

“Saya menghimbau seluruh Babinsa dapat menjadi motivator penggerak diwilayah binaan nya masing-masing, ” imbuhnya.

Bila kita sukses lanjutnya, maka cita-cita untuk menuju swasembada pangan akan cepat terwujud. *

Reporter : Sahri.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2020 JurnalKaltara.com, Web Design by Ciptamedia Kreasi